BERAU TERKINI – Menjelang Hari Raya Idulfitri yang masih sekitar dua pekan lagi, Dinas Perhubungan Kabupaten Berau mulai melakukan berbagai persiapan untuk menghadapi potensi lonjakan penumpang saat arus mudik.
Sejumlah armada transportasi darat dan perairan telah disiapkan guna melayani kebutuhan masyarakat.
Kepala Bidang Angkutan Dishub Berau, Hendra Syaifuddin, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan UPT Terminal untuk menyiagakan armada darat berupa bus.
“Untuk sementara ada enam unit bus yang disiapkan. Jumlahnya masih bisa bertambah menyesuaikan perkembangan jumlah penumpang,” ujarnya, Jumat (6/3/2026).

Armada darat yang digunakan adalah bus DAMRI yang selama ini melayani sejumlah rute di Kabupaten Berau.
Dari perkiraan awal, rute Berau–Samarinda diprediksi menjadi jalur dengan mobilitas pemudik paling tinggi.
Selain transportasi darat, Dishub Berau juga menyiagakan sekitar 25 unit speedboat di Dermaga Sanggam untuk melayani transportasi laut dan sungai.
“Armada terdiri dari berbagai tipe, mulai dari speedboat satu mesin hingga dua mesin dengan kapasitas penumpang antara 10-20 orang,” terangnya.
Hendra menjelaskan, untuk rute Berau–Tanjung Selor hingga kini belum terlihat adanya peningkatan signifikan.
Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, jumlah penumpang pada rute tersebut memang tidak terlalu besar.

Biasanya, penumpang ke Tanjung Selor tidak terlalu ramai saat Lebaran karena mayoritas masyarakat di sana non-muslim.
“Jadi transportasi lebih banyak digunakan untuk keperluan aktivitas kerja atau liburan,” jelasnya.
Sementara itu, potensi lonjakan penumpang pada armada DAMRI juga masih dipantau.
Hal ini karena sistem pemesanan tiket dilakukan secara online dan terhubung langsung dengan pihak Provinsi Kalimantan Timur.
“Dalam rapat koordinasi memang ada opsi penambahan armada, tetapi keputusan itu akan melihat perkembangan dari sistem tiket yang berjalan,” pungkasnya. (*)
