BERAU TERKINI – Terduga pelaku kekerasan seksual yang merupakan penyandang gelar Duta Budaya tak lagi aktif sejak 2023 lalu.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, Ilyas Natsir, angkat bicara mengenai kasus dugaan pelaku asusila yang menyeret seorang mantan penyandang gelar Duta Budaya Berau 2022.
Ilyas Natsir menegaskan bahwa pelaku sudah tidak lagi menjabat sebagai Duta Budaya sejak tahun 2023, sehingga status tersebut secara otomatis telah gugur sebelum kasus ini terjadi.
“Sebetulnya dia tidak menjabat. Sudah tercopot dengan sendirinya karena masa tugasnya memang sudah selesai. Jadi dia bukan pejabat Duta Budaya lagi,” ujar Ilyas saat dikonfirmasi, Senin (17/11/2025).
Dia menjelaskan bahwa gelar Duta Budaya bersifat periodik, dan setiap tahun dilakukan regenerasi. Karena itu, tidak benar jika pelaku masih dikaitkan sebagai perwakilan resmi Duta Budaya Berau saat ini.
Selain memberikan klarifikasi status, Ilyas juga menyampaikan keprihatinan dan penyesalan yang mendalam atas perilaku pelaku yang dianggap mencoreng citra generasi muda dan berbagai organisasi yang pernah ia ikuti.
“Saya menyesalkan ada anak muda yang bertindak seperti itu. Apalagi dia dikenal aktif di banyak organisasi dan sempat meraih penghargaan. Tentu ini sangat disayangkan,” tambahnya.
Ilyas juga mengingatkan pentingnya menjaga nama baik lembaga budaya dan kehormatan gelar yang pernah diemban oleh generasi muda. Ia menegaskan bahwa gelar bukan hanya simbol prestasi, tetapi juga tanggung jawab moral.
Lebih jauh, Ilyas berharap kasus ini bisa menjadi pelajaran penting, terutama bagi pemuda yang pernah atau sedang memegang amanah sebagai wakil budaya daerah.
“Kami minta jangan sampai perilaku seperti ini membawa nama baik Duta Budaya. Karena statusnya sudah tidak berlaku dan ini murni tindakan pribadi,” tutupnya.(*)
