BERAU TERKINI – Sebanyak enam Kelompok Wanita Tani mendapatkan pelatihan dari Dinas Pangan Berau untuk menciptakan lumbung pangan mandiri.
Melalui berbagai program pelatihan Lapau Pangan B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, Aman) dari Dinas Pangan Berau, enam Kelompok Wanita Tani (KWT) di Berau berhasil menyulap halaman rumah menjadi lumbung pangan keluarga.
Enam KWT penerima bantuan berasal dari Kampung Rantau Panjang, Merancang Ilir, Kayu Indah, Ampen Medang (dua kelompok), serta Sido Bangen.
Mereka mendapat paket bantuan berupa benih sayuran, polybag, cangkul, tandon air, hingga peralatan pertanian lainnya.
Lina Normalina, Analis Ketahanan Pangan Dinas Pangan Berau, menjelaskan program ini tidak hanya fokus pada bantuan, tetapi juga pelatihan teknis.
“Kami ingin ibu-ibu bisa menanam sayur, toga, bahkan membuat pupuk organik sendiri. Jadi bukan hanya menanam, tetapi juga paham cara merawat dan memasarkan hasilnya,” ujarnya.
Dampaknya terasa langsung. Dengan memanfaatkan pekarangan, anggota KWT kini bisa memanen sayuran untuk konsumsi harian tanpa harus membeli di pasar.
“Uang belanja sayur bisa dialihkan untuk kebutuhan lain. Bahkan ada yang sudah mulai mengolah hasilnya, seperti membuat bolu singkong atau serbuk kunyit untuk dijual,” tambahnya.
Program ini juga melibatkan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Berau. Materi pelatihan mencakup teknik menanam bayam, buncis, tomat, dan cabai, hingga strategi pemasaran hasil panen.
Meski tantangan pemasaran masih ada, Lina optimistis pelatihan ini akan membuat KWT lebih kreatif dan mandiri.
“Kami harap setelah program ini, mereka bisa punya pasar tetap, tidak hanya menjual dari rumah ke rumah,” tutupnya.(*)
