BERAU TERKINI – Kapal logistik pengangkut pupuk ratusan ton tenggelam di perairan sungai sekitar Kampung Tanjung Perangat, Kecamatan Sambaliung, Senin (25/8/2025) sekira pukul 11.00 WITA.

Kasatpol Air Polres Berau, AKP Faisal Hamid, menjelaskan, kapal yang tenggelam tersebut bernama KLM Cahaya Fitrah yang memuat pupuk ratusan ton.

“Kapal ini berlayar dari Bontang menuju Berau membawa pupuk bersubsidi dengan total muatan 640 ton,” kata Faisal, Selasa (26/8/2025).

Saat ini, kapal dan muatannya masih berada di sekitar lokasi dalam kondisi tenggelam. Dalam peristiwa itu, tak ada korban jiwa ataupun luka.

“Kalau korban tidak ada. Semua selamat dan sudah dievakuasi ketika insiden terjadi,” paparnya.

Dari penyelidikan sementara, KLM Cahaya Fitrah berlayar dari Bontang menuju Berau pada 23 Agustus 2025 sekira pukul 02.00 WITA.

Kemudian, pada 25 Agustus 2025, sekira pukul 10.00 WITA, kapal tersebut memasuki alur perairan sungai Berau menuju pelabuhan di Tepian Teratai untuk melakukan bongkar muat.

Sekira pukul 10.30 WITA, pada saat berada di seputaran Kampung Tanjung Perangat, KLM Cahaya Fitrah melakukan haluan kanan untuk menghindari kapal Tugboat yang datang dari depan.

“Pada saat melakukan haluan kanan, KLM Cahaya Fitrah mengalami kandas, yang membuat bagian kapal mengalami kebocoran. Dan sekira pukul 20.00 WITA kapal mulai tenggelam,” jelasnya.

Saat ini, pihaknya masih melakukan koordinasi dengan KUPP Tanjung Redeb terkait evakuasinya.

“Kapal dan muatannya masih berada di lokasi kejadian,” katanya.

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Tanjung Redeb, Lister Martupa Gurning, belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut karena masih melakukan penyelidikan.

“Sementara ini kami masih melakukan pemeriksaan. Nanti akan kabarkan hasilnya,” pungkasnya. (*)