BERAU TERKINI — Sebuah rumah milik warga di RT 03 Kampung Tubaan, Kecamatan Tabalar, terbakar pada Selasa (9/12/2025) sekitar pukul 09.20 WITA.

Peristiwa tersebut menimbulkan kepanikan warga, meski beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu.

Kapolsek Tabalar, AKP Suradi, menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui oleh saksi bernama AM yang saat itu berada di arah Gereja Toraja Kampung Tubaan.

Ia melihat kepulan asap tebal dari area permukiman dan segera mendekati sumber asap.

“Rumah itu milik Jhon (48) dan sudah dalam kondisi terbakar. Mertua pemilik rumah ternyata sudah berada di pinggir jalan membawa dua koper barang yang bisa diselamatkan,” katanya.

Melihat kondisi itu, mertua korban langsung dibawa ke tempat aman.

Saat api semakin membesar, saksi AM bersama warga lainnya, berteriak memberi tahu masyarakat sekitar.

Warga yang berdatangan kemudian memberikan bantuan pemadaman dengan peralatan seadanya.

Warga juga melaporkan kejadian itu ke Polsek Tabalar dan BPBD Tabalar. Tidak lama kemudian, tim BPBD Tabalar tiba di lokasi.

“Api berhasil dipadamkan dalam waktu sekitar 15 menit setelah proses pemadaman dilakukan,” lanjut Suradi.

Dari keterangan mertua korban, sata itu, dia berada di dalam rumah.

Sebelum kejadian, ia sempat mengisi daya handphone dan menyalakan alkon air di dalam rumah.

Tidak lama berselang, ia mendengar suara seperti letupan kecil yang semula disangka suara cucunya.

Namun, ketika keluar kamar, ia melihat api sudah membesar di ruang tamu.

“Panik, dia sempat kembali ke kamar untuk mengambil tas, sebelum turun melalui tangga dan bertemu saksi lainnya,” jelas Suradi.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp100 juta.

Rumah berukuran 5 x 12 meter itu terbakar di sebagian besar bangunannya.

Suradi menambahkan, dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik atau komponen alkon/charger handphone.

“Penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut,” pungkasnya. (*)