BERAU TERKINI – Wakil Bupati Berau, Gamalis, memberikan apresiasi atas penampilan anak sekolah sebagai penari kebudayaan di setiap agenda pemerintah.
Hal itu diungkapkan Gamalis ketika melihat anak sekolah menari tarian kreasi Bajau Berau Dayak atau tarian Babada beberapa waktu lalu.
Menurutnya, penampilan para anak sekolah itu merupakan hal yang positif dan upaya untuk terus menjaga eksistensi kebudayaan saat ini.
Gamalis juga mengapresiasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau dan setiap sekolah yang berusaha memberikan pengetahuan kepada para murid tentang keragaman budaya di Bumi Batiwakkal.
“Harus kita apresiasi, anak-anak kita ini menari lincah, hafal setiap gerakan tariannya,” kata Gamalis.

Dia mengungkapkan, menjaga kebudayaan menjadi tantangan ke depan di tengah gempuran kemajuan teknologi yang kian pesat.
Dikhawatirkan, ketika hanya berinteraksi dengan gawai, anak akan lupa dengan kekayaan warisan budaya leluhur yang mesti dijaga.
“Luar biasa semangatnya untuk menari, semoga selaras dengan semangat untuk menjaga warisan budayanya,” ungkapnya.
Gamalis berpesan agar anak-anak diberikan kemampuan seni budaya dan tari-tarian yang sarat akan nilai sejarah.
Selain itu, ditopang dengan pengetahuan tentang sejarah tarian tersebut agar sang anak dapat mengerti makna dari tarian yang dibawakan.
“Ini edukasi yang baik untuk menjaga warisan budaya,” sebutnya.
Menjaga kebudayaan ini juga memiliki kaitan erat dengan semangat Berau untuk melakukan transisi ekonomi ke sektor pariwisata.
Pasalnya, terdapat kaitan antara sejarah dengan destinasi wisata yang dapat diinformasikan kepada wisatawan yang berkunjung.
Selain itu, wisatawan juga bisa diberikan sajian budaya, sehingga tak melulu hanya menikmati kekayaan alam Berau.
“Kita harus percaya diri dengan kekayaan budaya kita,” pungkasnya. (*/Adv)
