BERAU TERKINI – Rekaman CCTV menunjukkan detik-detik diplomat Kemlu Zetro Leonardo Purba menjadi korban penembakan.
Video rekaman CCTV merekam detik-detik diplomat Kemlu Zetro Leonardo Purba ditembak oleh orang tak dikenal.
Rekaman CCTV itu beredar di media sosial dan diunggah oleh akun X @RogerAderly
Dalam video itu terlihat dua orang pelaku datang dengan menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku turun dari sepeda motor dan menembak Zetro Leonardo Purba dari jarak dekat.

Zetro Leonardo Purba sudah terkapar di atas trotoar, pelaku kemudian mendekati korban dan tak lama pergi dengan sepeda motor.
Belum diketahui motif pelaku menembak Zetro Leonardo Purba. Pihak Kepolisian Nasional Peru tengah melakukan penyelidikan untuk mengusut kasus tersebut.
Sebelumnya diberitakan, kabar duka datang dari Lima, Peru, seorang diplomat Kemlu bernama Zetro Leonardo Purba tewas ditembak orang tak dikenal.
Peristiwa tragis itu terjadi pada Senin (1/9/2025) waktu setempat. Dilansir Beritasatu dari Antara, Zetro Leonardo Purba ditembak saat sedang bersepeda bersama istrinya.
Sang istri kemudian membawa Zetro Leonardo Purba ke klinik terdekat, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Kini, pihak Kepolisian Nasional Peru telah memulai proses investigasi kasus penembakan Zetro.
“Kami segera mengaktifkan rencana ‘Cerco’ (pengepungan) dan memulai investigasi untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku,” demikian pernyataan resmi Kepolisian Peru dikutip dari Beritasatu.

Sementara itu, Menlu RI Sugiono menyampaikan duka cita atas tewasnya Zetro Leonardo Purba. Sugiono meminta Kedubes RI di Lima Peru untuk berkoordinasi dengan kepolisian setempat dalam penyelidikan kasus penembakan itu.
“Saya juga telah meminta kepada Dubes RI di Lima untuk mengikuti terus proses penyelidikan terhadap kasus ini,” ujar Sugiono dikutip dari Beritasatu.
Lebih jauh, Sugiono menyampaikan pihaknya juga berkomitmen untuk mengurus dan menyelesaikan pendidikan bagi anak-anak Zetro Leonardo Purba.
“Kami juga berkomitmen untuk bisa mengurus dan menyelesaikan pendidikan bagi anak-anak almarhum,” kata Sugiono.
