BERAU TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau memastikan fasilitas kesehatan dan amenitas di setiap destinasi wisata pesisir selatan telah siap menyambut musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. 

Wakil Bupati Berau, Gamalis, akhir pekan lalu meninjau lima destinasi utama di kawasan pesisir, yakni Air Terjun Nyalimah di Teluk Sulaiman, pantai di Bidukbiduk, Labuan Cermin, Danau Tulung Ni Lenggo Tembudan, hingga Pulau Kaniungan. 

Gamalis menilai, fasilitas penunjang (amenitas) di lokasi-lokasi tersebut sudah cukup memadai, mulai dari akses jalan, ketersediaan toilet, tempat makan dan minum, hingga area parkir, semuanya dianggap telah siap menampung lonjakan kunjungan wisatawan akhir tahun. 

Kesiapan ini juga didukung oleh fasilitas penunjang keamanan yang dibangun melalui pengelolaan anggaran Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Berau. 

“Semua destinasi sudah sangat layak dikunjungi,” tegas Gamalis.

Ia menambahkan, saat ini, Bidukbiduk telah berdiri sejajar dengan destinasi unggulan Berau lainnya, seperti Derawan dan Maratua, berkat akses jalan yang baik serta paket wisata yang beragam. 

“Kalau ke Bidukbiduk ini, banyak destinasi yang bisa didatangi, dalam satu paket wisata,” ucapnya.

Selain amenitas wisata, Pemkab Berau juga memberikan perhatian khusus pada kesiapan fasilitas kesehatan yang menjadi indikator penting dalam menyambut libur panjang. 

Saat ini, dua faskes utama di kawasan tersebut telah diaktifkan selama 24 jam penuh. 

Faskes tersebut adalah UPT Puskesmas Bidukbiduk, yang siap melayani dengan penjagaan perawat dan tenaga dokter, serta RSUD Pratama Talisayan, yang menyediakan pelayanan 24 jam di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Menurut Gamalis, kesiapsiagaan ini bertujuan untuk mengantisipasi insiden yang tidak terduga dalam situasi darurat. 

“Ada puskesmas dan rumah sakit, ini fasilitas yang harus siap melayani selama 24 jam,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Disbudpar Berau, Samsiah Nawir, menyatakan, perbaikan sarana dan prasarana masih terus dilakukan hingga pekan ketiga Desember 2025. 

Perbaikan tersebut berfokus di Labuan Cermin, di mana destinasi wisata unggulan itu sedang diberikan sentuhan peningkatan amenitas. 

Perbaikan fasilitas penunjang juga dilakukan di destinasi lainnya, seperti di Pemapak Biatan Bapinang dan Air Terjun Nyalimah. 

Meskipun terdapat tantangan anggaran di tahun depan, Samsiah Nawir menegaskan bahwa pembangunan tetap harus dilakukan untuk meningkatkan daya tarik wisata. 

“Tahun depan anggaran dipangkas, tapi pembangunan tetap harus dilakukan,” pungkasnya. (*)