BERAU TERKINI – Berbagai upaya dilakukan Disnakertrans Berau untuk meningkatkan SDM lokal, salah satunya mendatangkan instruktur terampil dari Balikpapan.
Disnakertrans Berau terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal melalui berbagai program pelatihan keterampilan.
Upaya ini dilakukan sebagai langkah strategis dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten dan siap bersaing di tengah perkembangan industri yang pesat di wilayah tersebut.
Kendati begitu, Kepala Disnakertrans Berau, Zulkifli Azhari mengungkapkan bahwa hingga saat ini, pelaksanaan program pelatihan keterampilan di Berau masih menghadapi tantangan besar, salah satunya adalah keterbatasan tenaga instruktur lokal.
Kondisi ini membuat Disnakertrans Berau masih harus mendatangkan instruktur dari luar daerah, terutama dari Kota Balikpapan, Kaltim.
Zulkifli Azhari mengatakan, belum semua jenis pelatihan memiliki instruktur lokal yang memadai. Beberapa pelatihan teknis seperti operator alat berat, otomotif, pengelasan, hingga mekanik, saat ini masih mengandalkan tenaga pengajar dari luar daerah.

“Memang belum semua instruktur lokal tersedia di sini. Untuk pelatihan alat berat, otomotif, las, dan mekanik kita masih harus mendatangkan dari Balikpapan. Karena di sana memang menjadi basis pelatihan dengan banyak tenaga ahli yang sudah berpengalaman,” ujar Zulkifli Azhari kepada Berauterkini.co.id, Senin (15/9/2025).
Lebih lanjut, meski menghadapi keterbatasan, hal itu tidak menyurutkan komitmen Pemkab Berau dalam membangun kualitas tenaga kerja lokal.
Dia menilai, kebutuhan akan tenaga kerja terampil terus meningkat, seiring berkembangnya berbagai sektor industri di Berau.
“Kalau ada warga yang mau ikut pelatihan jadi operator alat berat atau mekanik, kami sekolahkan dulu ke luar daerah. Ilmu itu mahal, dan harus dipelajari dari yang berpengalaman. Maka untuk sementara ini, peserta kami kirim ke Balikpapan,” terangnya.
Guna memperkuat pelaksanaan pelatihan di dalam daerah, ia bilang Disnakertrans saat ini juga tengah mempersiapkan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Berau. Pembangunan BLK ini diharapkan menjadi pusat pengembangan keterampilan dan pelatihan tenaga kerja lokal secara berkelanjutan.
Selain itu, Zulkifli menyebut bahwa pihaknya juga tengah merancang fasilitas penunjang, salah satunya dengan menyiapkan rumah dinas bagi para instruktur. Fasilitas ini ditujukan untuk mendukung kenyamanan dan keberlangsungan kerja instruktur dari luar yang bertugas di Berau.
“Kita rencanakan rumah dinas khusus instruktur. Tujuannya supaya mereka betah dan fokus bekerja di Berau, tidak berpindah-pindah ke daerah lain. Konsepnya mirip seperti tenaga dokter spesialis di rumah sakit, mereka akan diikat kontrak agar bisa mengabdi lebih lama di sini,” jelasnya.
Dengan adanya rumah dinas dan berbagai fasilitas pendukung lainnya, dia berharap instruktur dari luar dapat bertahan lebih lama dan sekaligus melakukan transfer ilmu kepada tenaga lokal. Langkah ini diharapkan mampu mencetak instruktur asli Berau di masa mendatang, sehingga ketergantungan terhadap tenaga pengajar luar daerah bisa berkurang secara bertahap.
Zulkifli juga menekankan bahwa visi besar Disnakertrans Berau adalah menciptakan tenaga kerja lokal yang memiliki daya saing tinggi, baik secara teknis maupun profesional, agar mampu bersaing dengan tenaga kerja dari luar daerah.
“SDM lokal harus punya daya saing. Kita akan siapkan instruktur lokal secara bertahap. Tapi untuk awal, memang kita harus belajar dari yang sudah lebih dulu berpengalaman. Tujuan akhirnya adalah kemandirian pelatihan, dan tumbuhnya tenaga ahli dari Berau sendiri,” pungkasnya.
