TANJUNG REDEB – Kecintaan pada camilan dan kegemaran makanan rasa pedas menjadi awal mula perjalanan usaha Wulan Purnama Sari.
Perempuan yang akrab disapa Mama Keisyam ini memulai usaha keripik singkong pedas manisnya sejak 11 Oktober 2024.
Tanpa latar belakang industri tata boga, ia hanya bermodalkan rasa percaya diri dan keyakinan bahwa setiap produk bisa punya ciri khas sendiri, bahkan ketika terlihat sama.
Produk yang diberi nama Keripik Singkong Pedas Manis Mama Keisyam ini perlahan mulai dikenal karena kelezatan bumbunya yang berbeda.
“Saya memang suka makan. Jadi sekalian saja dijadikan usaha. Alhamdulillah sampai sekarang pelanggan sangat suka dengan rasa bumbunya yang beda dari yang lain,” ungkapnya penuh semangat.
Jika kebanyakan keripik dibuat langsung dari singkong yang dipotong dan digoreng, Keripik Singkong Pedas Manis Mama Keisyam memilih proses yang sedikit lebih rumit.
“Saya pakai singkong ukuran besar. Setelah dibersihkan, singkong saya kukus dulu, baru dipotong tipis dan digoreng. Supaya lebih renyah dan nggak terlalu tajam saat dimakan,” jelasnya.
Bumbunya pun tak sembarangan. Meski hanya mengandalkan bawang putih dan cabai, Wulan mengaku proses mencampur dan menumis bumbu membutuhkan ketelatenan tinggi.
“Tantangan utamanya memang di bumbu. Harus sabar dan teliti supaya hasilnya konsisten,” tambahnya.
Produksi pun dilakukan setiap dua hari sekali dengan jumlah sekitar 5-7 kilogram singkong setiap kali proses. Untuk kemasan, Wulan menggunakan standing pouch agar lebih praktis dan bisa ditutup kembali setelah dibuka.
Saat ini, penjualan dilakukan secara online melalui sosial media Instagram dan WhatsApp.
Wulan belum menggunakan reseller karena belum mengantongi izin PIRT maupun sertifikasi halal, namun berkomitmen menjaga kualitas produk secara mandiri.
Sebagai pelaku usaha mikro, Wulan berharap pemerintah dan komunitas UMKM bisa memberikan pelatihan dan dukungan secara tepat sasaran.
“Saya berharap bantuan atau pelatihan dari pemerintah bisa benar-benar sampai ke pelaku usaha kecil yang memang butuh,” tuturnya.
Wulan juga menyampaikan pesan penuh semangat bagi yang ingin memulai usaha kecil harus percaya diri terhadap usaha yang dijalankan.
“Produk boleh sama seperti yang lain, tapi soal rasa kita bisa punya ciri khas sendiri,” tutupnya. (*/Adv)
