BERAU TERKINI – Kondisi fiskal di sejumlah daerah di Kalimantan Timur mengalami tekanan ekstrem lantaran dana transfer pusat belum cair.

Bahkan, Kabupaten Kutai Timur dan Kutai Kartanegara, saat ini dikabarkan mengalami tekanan keuangan hingga berhutang ratusan miliar kepada kontraktor proyek daerah. Bagaimana dengan Berau?

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Berau, Sapransyah, menegaskan, Berau tidak termasuk dalam daerah yang mengalami fiskal parah.

Apalagi sampai berwacana berhutang kepada pihak ketiga untuk membayar kegiatan proyek.

“Berau tidak termasuk, dana transfer pusat juga sudah masuk,” katanya, Selasa (6/1/2026).

Dia menjelaskan, dana transfer tersebut dicairkan bertahap sepanjang 2025, dengan target pendapatan sebesar Rp4.949.130.788.110, sedangkan realisasinya sebesar Rp4.721.185.810.572.

Namun, kata dia, jumlah itu sifatnya masih sementara dan baru akan diketahui jumlah akhirnya setelah audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK).

“Itu pendapatan transfer pusat dan dari Provinsi Kaltim. Angka yang pasti setelah LKPD 2025 selesai di periksa BPK,” ujarnya.

Sapran juga mengatakan, dengan target dari realisasi dana transfer sebesar 95,39 persen, dia menegaskan, semua kegiatan ataupun proyek pemerintah daerah semua terbayar. (*)