BERAU TERKINI – Pemerintah Kampung Merabu memilih untuk memaksimalkan anggaran yang ada di tengah pemangkasan Dana Desa dan ADK.

Kepala Kampung Merabu Asrani, turut berkomentar soal pemangkasan dana desa.

Asrani mengatakan dengan pemangkasan Dana Desa berarti pihaknya harus menyesuaikan.

Ia mengaku tidak terlalu mengambil pusing dan cukup mengikuti aturan pemerintah pusat.

“Jadi apa pun yang mereka putuskan ya kita ikuti aja,” ungkapnya kepada Berauterkini.co.id.

“Jadi tidak perlu kita pusing itu, jadi seberapa dana yang ada ya kita laksanakan,” ucapnya.

Jalan tanah kuning yang licin setelah diguyur hujan membuatnya sulit dilalui ketika hendak menuju Kampung Merabu, Kecamatan Kelay. (Sulaiman/BT)
Jalan tanah kuning yang licin setelah diguyur hujan membuatnya sulit dilalui ketika hendak menuju Kampung Merabu, Kecamatan Kelay. (Sulaiman/BT)

Menurutnya, dengan pemangkasan Dana Desa dan keterbatasan anggaran maka pihaknya tidak bisa memaksakan bahwa suatu program harus diselesaikan pada tahun itu jika memang tidak adanya dana.

“Kita nyesuaikan aja jadi nda perlu terlalu apa kayak orang itu sampai urat uratnya keluar semua,” ucapnya.

Menurutnya, pemangkasan Dana Desa berpengaruh pada program yang seharusnya bisa dilakukan di tahun akan datang jadi tertunda.

Kampung Merabu mempunyai program setiap tahun, yaitu pembangunan rumah sehat yang sudah mencapai 6 unit.

“Jadi kalau tahun besok nda ada duitnya ya kita stop dulu kan,” katanya.

Untuk menambah penghasilan desa, dirinya mengatakan harus menggali perkiraan yang bisa dikaitkan dalam hal kerja sama, seperti BUMK, kegiatan-kegiatan kebun, usaha-usaha dan tahun ini rencananya akan dibangun pasar.

“Rencana saya kan tahun depan ini kan tadi memberikan permodalan sudah,” ucapnya.

Pihaknya menyiapkan hal-hal yang sifatnya memang dibutuhkan oleh rakyat, seperti jalanan yang memang banyak membutuhkan semenisasi.

Ia berharap ke depannya pembangunan di kampung-kampung juga perlu dijadikan perhatian.

“Kalau dana desanya malah tidak dikeluarkan, dipotong, artinya kan kita stagnan tuh,” tutupnya.