BERAU TERKINI – Gempa bumi yang mengguncang Tarakan Kaltara berdampak pada kerusakan sejumlah bangunan.
Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 4,8 mengguncang wilayah Tarakan, Kaltara.
Diketahui gempa itu terjadi pada Rabu (5/11/2025) pukul 18.37 WITA tepatnya di koordinat 3.33 Lintang Utara dan 117.82 Bujur Timur, atau sekitar 24 kilometer tenggara Tarakan, dengan kedalaman 10 kilometer.
Sejumlah bangunan yang berada di Tarakan, Kaltara terlihat rusak akibat gempa.
Dari sejumlah video yang diterima Berauterkini.co.id, terlihat bagian atap pusat perbelanjaan Ramayana Tarakan ambruk.

Puing-puing atap yang ambruk terlihat menimpa tumpukan kardus sepatu.
Video lain menunjukkan besarnya kekuatan gempa hingga menyebabkan rumah dan kendaraan warga di Tarakan, Kaltara terguncang.
Dilansir dari Instagram resmi BMKG Tarakan, laporan kerusakan terjadi di sejumlah daerah di Tarakan, Kaltara.
“Hingga saat ini terdapat laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan di Ramayana Tarakan (Atap lantai 2 berjatuhan), Bandara Juwata Tarakan (Atap lantai 2 berjatuhan),” tulis akun Instagram @bmkgtarakan
“Kampung Empat Kota Tarakan (Tembok rumah roboh) dan Mamburungan Kota Tarakan (Tembok rumah roboh),” tambahnya.
Pihak BMKG Tarakan pun mengimbau warga untuk tetap tenang dan tidak mempercayai informasi dan isu yang beredar yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
“Kepada masyarakat di wilayah dan sekitarnya dihimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” tulisnya.
“Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa bumi, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa bumi yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” pesannya.

Pasien RSUD Jusuf SK Dievakuasi
Sebelumnya diberitakan, gempa terjadi Tarakan, Kaltara, sejumlah pasien RSUD Jusuf SK dievakuasi.
Berdasarkan video yang diterima Berauterkini.co.id, terlihat pasien di RSUD Jusuf SK dievakuasi.
Terlihat tenaga kesehatan memandu pasien keluar dari bangunan rumah sakit.
Para pasien terlihat masih berada di kursi roda hingga kasur.
Perekam video menarasikan kondisi di sekitar RSUD Jusuf SK panik usai gempa terjadi.
“Gempa guys semua pasien terhambur guys di rumah sakit Jusuf SK guys,” ujarnya.
“Kasihannya pasiennya guys, hati-hati guys gempa susulan, tadi kita di lantai 5 getarannya sangat terasa,” lanjutnya.
