NEW YORK, AS – Chelsea berhasil keluar menjadi juara Piala Dunia Antarklub usai taklukan PSG di partai final.
Tiga gol dari Chelsea di babak pertama tak mampu dibalas oleh PSG di babak kedua. Skor akhir 3-0 untuk kemenangan Chelsea.
Di babak kedua, pasukan Luis Enrique mengambil inisiatif menyerang. Peluang demi peluang tercipta lewat serangan PSG.
Di menit ke-51, tendangan Ousmane Dembele hampir membobol gawang Robert Sanchez. Tak berselang lama tembakan keras Vitinha di menit ke-59 juga berhasil digagalkan Robert Sanchez.

PSG yang terus menyerang membuat lini belakang sedikit rapuh. Serangan balik yang dilancarkan Liam Delap di menit ke-67 dan menit ke-80 nyaris menambah keunggulan Chelsea.
Beruntung dua serangan berbahaya dari Liam Delap itu berhasil digagalkan oleh kiper PSG Gianluigi Donnarumma.
PSG menambah kesialan di babak final setelah harus bermain dengan 10 pemain setelah Joao Neves mendapat kartu merah karena menjambak rambut Marc Cucurella.
Hingga peluit panjang dibunyikan tidak ada tambahan gol di babak kedua. Berkat hasil ini Chelsea berhak meraih gelar Piala Dunia Antarklub untuk yang kedua kalinya.
Peran Dingin Cole Palmer
Di babak pertama, PSG mengambil inisiatif menyerang. Peluang tercipta lewat Desire Doue di menit ke-7, namun tendangannya dari jarak dekat berhasil dihalau oleh kiper Chelsea Robert Sanchez.
Peluang justru datang ke Chelsea, kali ini lewat Cole Palmer, assist dari Malo Gusto berhasil diubah menjadi gol oleh Cole Palmer di menit ke-22.

Tak berselang lama, Chelsea kembali menambah keunggulan. Cole Palmer kembali mencetak gol di menit ke-30 dengan cara yang sama yakni mengarahkan bola ke pojok kiri bawah gawang Gianluigi Donnarumma.
Chelsea semakin dominan dalam permainan, serangan balik yang dipimpin Cole Palmer berubah menjadi gol, kali ini Cole Palmer menyumbang assist kepada Joao Pedro di menit ke-43.
Dua gol Cole Palmer dan satu gol Joao Pedro membawa Chelsea unggul atas PSG dengan skor 3-0 di babak pertama.
