BERAU TERKINICharles Sambera Kala membawa nama Berau di pentas nasional lewat ajang Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025.

Nama Charles Sambera Kala kini harum di kancah nasional setelah berhasil meraih penghargaan Best National Costume dalam ajang bergengsi Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025.

Pemuda asal Berau, Kalimantan Timur ini menorehkan prestasi membanggakan sekaligus membuktikan bahwa putra daerah memiliki bakat besar untuk berkompetisi di tingkat nasional.

Kisah Charles dimulai ketika ia mendaftar melalui open recruitment yang digelar L John Pageant, penyelenggara resmi ajang Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025. Dengan sederhana, ia mengisi formulir pendaftaran via Google Form tanpa banyak berharap.

Charles Sambera Kala saat mengikuti Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025
Charles Sambera Kala saat mengikuti Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025 (Dok. Charles)

“Aku sudah nggak expect apa-apa, karena mewakili provinsi pasti yang daftar rame. Jadi benar-benar nggak nyangka kalau ternyata terpilih,” ujar Putra Duta Wisata Intelegensia Kaltim 2024 itu.

Namun, keberuntungan sekaligus kerja keras berpihak padanya. Charles dinyatakan lolos dan resmi menjadi perwakilan Kalimantan Timur. Ia pun segera melengkapi berkas administrasi serta mulai menyusun strategi persiapan.

Mulai akhir Juni, ia menata langkah serius. Berdiskusi intens bersama partnernya, Anastasia Fibriani, yang juga berhasil meraih gelar Putri Pesona Indonesia atau posisi Runner Up I PPPN 2025.

Dua bulan penuh ia habiskan untuk belajar mandiri, melakukan fitting kostum, dan menjalin komunikasi dengan sponsor. Beberapa kali ia harus bolak-balik ke Samarinda untuk koordinasi.

Dukungan pun datang dari banyak pihak, mulai dari Disbudpar Berau, Disbudpar Kaltim, PT Berau Coal, hingga jejaring Adwindo Kaltim yang ikut membantu sponsorship.

Charles Sambera Kala saat mengikuti Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025
Charles Sambera Kala saat mengikuti Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025 (Dok. Charles)

“Banyak banget pihak yang bantu. Aku ucapkan terima kasih sebesar-besarnya untuk semua yang sudah mendukung perjalanan ini,” ucap Charles sambil tersenyum.

Puncak perjuangan Charles dimulai saat memasuki masa karantina Putra Putri Pariwisata Nusantara 2025 pada 16–27 Agustus. Lokasi karantina yang berada di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) membuat proses ini terasa istimewa sekaligus ketat, karena akses terbatas.

Selama karantina, seluruh finalis dari berbagai provinsi mendapatkan pembekalan intensif. Mulai dari sesi interview, psikotes, latihan catwalk, koreografi, hingga pembekalan materi pariwisata.

Persaingan berlangsung sangat ketat, namun suasana tetap hangat karena setiap peserta bisa bertukar pengalaman dan memperluas jaringan pertemanan.

Bagi Charles, motivasi terbesarnya bukan hanya sekadar mengejar gelar, tetapi juga ingin membawa nama Berau dan Kalimantan Timur ke panggung nasional.

“Aku ingin menunjukkan bahwa generasi muda di Kaltim itu melek pariwisata dan siap berada di garis terdepan untuk memajukan dan mengembangkan pariwisata, bukan hanya di daerah tapi juga Indonesia,” tegasnya.

“Senang banget bisa dapat Best National Costume. Apalagi partnerku juga dapat Runner Up I. Jadi sama-sama bawa pulang prestasi buat Kaltim,” lanjut Charles dengan bangga.

Keberhasilan ini bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari langkah panjang Charles. Ia berharap pencapaiannya dapat menjadi inspirasi bagi anak muda lain di Berau dan Kalimantan Timur untuk berani bermimpi dan turut berperan dalam memperkenalkan pariwisata daerah ke level yang lebih luas.

“Prestasi ini aku persembahkan untuk masyarakat Berau, Kaltim, dan Indonesia. Semoga ke depan semakin banyak anak muda yang ikut ambil bagian dalam mengembangkan potensi pariwisata kita,” pungkasnya.(*)