BERAU TERKINI – Sebanyak 79 pemuda lokal resmi dikukuhkan sebagai Operator dan Mekanik Fresh PAMA Berau 2025.
Mereka sebelumnya telah menempuh pelatihan intensif selama kurang lebih delapan bulan, mulai dari teori di kelas, praktik dasar, hingga praktik lapangan.
Project Manager PT Pama Persada Nusantara (PAMA), Bayu Setyawan, menjelaskan, program ini tidak hanya berlangsung di Berau, tetapi juga di beberapa daerah lain, termasuk Kalimantan Tengah.
Menurutnya, setiap peserta akan melalui proses evaluasi ketat. Tidak semua yang mendaftar bisa lulus, namun bagi yang berhasil akan diangkat menjadi karyawan tetap.
“Anak-anak ini masih muda, potensinya besar. Namun ke depan mereka akan menghadapi tantangan kerja nyata dengan sistem shift 12 jam siang dan 12 jam malam,” kata Bayu, Jumat (29/8/2025).
“Saya berpesan, jangan lakukan hal-hal yang tidak berguna. Kesalahan kecil saja bisa mengubah segalanya,” imbuhnya.
Sejak 2020-2025, total rekrutmen tenaga kerja lokal melalui jalur Basic Mechanic Operator (BMO) dan General Mechanic Operator (GMO) mencapai 382 orang.
PAMA juga aktif turun langsung ke lapangan, terutama sekolah-sekolah kejuruan di Bumi Batiwakkal, untuk memperkenalkan dunia kerja tambang.
“Sekaligus mempersiapkan calon pelamar agar lebih siap menghadapi tahapan seleksi,” paparnya.
Selain pelatihan mekanik, para peserta juga mendapatkan program Pembinaan Mental dan Fisik (Bintalsik).
PAMA secara konsisten melakukan proses development kepada mitra kerja melalui Training Center (TC) PAMA dengan masa pelatihan operator NPE selama 3–4 bulan.
Ke depan, PAMA juga menyiapkan berbagai program lanjutan, seperti pelatihan operator magang, mekanik magang, hingga manajemen instrumen terbaru.
Sementara itu, Community Relations Manager PT Berau Coal, Muhammad Sulaiman, mengapresiasi atas dikukuhkannya Operator dan Mekanik Fresh PAMA Berau 2025.
Ia menegaskan, industri tambang selalu penuh tantangan. Kesempatan yang diperoleh para peserta ini merupakan langkah awal menuju karir yang lebih luas.
“PAMA bukan hanya beroperasi secara lokal, tetapi juga nasional. Tidak menutup kemungkinan, kalian bisa ditempatkan di site lain. Ini kesempatan emas, semua punya peluang yang sama,” ujar Sulaiman.
Senada, Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, menilai kehadiran tambang masih memberi kontribusi positif bagi daerah.
Ucapan terima kasih juga disampaikannya kepada PAMA yang tetap konsisten merekrut tenaga kerja lokal sesuai dengan Perda Nomor 8 Tahun 2018.
“Kita patut bersyukur, dengan adanya tambang, pembangunan di Berau dapat terus berjalan. Semoga pemuda-pemuda kita yang terpilih bisa membawa nama baik daerah,” jelasnya.
Said juga menekankan agar para peserta yang lolos seleksi benar-benar menjaga disiplin, profesionalisme, dan integritas.
Menurutnya, dunia tambang menuntut kedisiplinan tinggi, sehingga setiap pekerja harus mengutamakan keselamatan dan tanggung jawab.
“Kesempatan ini tidak boleh disia-siakan. Saya ingin adik-adik yang hari ini dikukuhkan benar-benar bekerja dengan hati, menjunjung tinggi keselamatan kerja, dan menjadi teladan bagi pemuda Berau lainnya,” jelasnya.
Dia juga menilai keberadaan perusahaan tambang, seperti PAMA, yang patuh pada regulasi daerah, khususnya Perda Nomor 8 Tahun 2018 tentang Rekrutmen Tenaga Kerja Lokal, merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung pembangunan daerah.
Selama perusahaan tambang di Berau bisa bersinergi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, maka keberadaannya akan selalu memberi manfaat.
Eksistensi pembangunan di Berau pun tidak lepas dari kontribusi sektor ini.
“Untuk itu mari kita dukung bersama agar pembangunan di berbagai bidang bisa terus berjalan,” pungkasnya. (*/Adv)
