BERAU TERKINI Kisah Meisy Warsita dirikan Maiku Florit berawal dari usaha rumahan kini menjadi Flower Shop di Berau.

Di balik setiap rangkaian bunga yang cantik, ada cerita ketekunan dan perjuangan. Hal ini tergambar dari kisah Meisy Warsita, pemilik sekaligus pendiri Maiku Florist, yang kini menjadi salah satu toko bunga yang dikenal di Berau.

Perjalanan Maiku Florist dimulai pada tahun 2021, bukan dari toko besar, melainkan dari kamar Meisy sendiri.

“Awalnya saya hanya merangkai bunga untuk teman yang berulang tahun,” kenangnya.

Namun, respon positif dari teman-temannya membuat Meisy semakin bersemangat. Pesanan mulai datang satu per satu, hingga ia memutuskan untuk mengumpulkan modal perlahan-lahan dan membeli bahan serta alat merangkai.

Untuk menjangkau lebih banyak pelanggan, ia membuat akun Instagram @maiku_florist. Media sosial menjadi jembatan penting yang mengenalkan Maiku Florist ke masyarakat.

Maiku sendiri terinspirasi dari namanya sendiri yaitu “Mai” sebagai panggilan di rumah yang mana juga buket ini awalnya dibuat dari rumah, dan “Ku” artinya kepunyaan, atau milik ku.

“Dulu semua saya kerjakan sendiri. Sampai akhirnya ketemu partner bisnis, Boby, yang membantu memperbesar usaha,” ujarnya.

Meisy Warsita owner Maiku Florist
Meisy Warsita owner Maiku Florist (Ist)

Puncaknya, pada tahun 2024 Maiku Florist resmi membuka toko. Kehadiran toko fisik ini membuat pelanggan bisa langsung datang, melihat rangkaian bunga, dan membeli tanpa perlu janjian COD di rumah.

Meski terlihat indah, perjalanan Maiku tidak selalu mulus. Meisy pernah mengalami masa sulit pada tahun 2023 karena kesibukan pekerjaan lain yang membuat usaha ini sempat vakum dan kehilangan pelanggan.

“Tapi saya percaya setiap usaha ada naik turunnya. Tahun 2024 kami bangkit dengan wajah baru, ide baru, termasuk mengadakan event merangkai bunga dan ikut bazar,” ungkapnya.

Keunikan Maiku Florist terletak pada konsepnya yang tidak hanya menjual bunga, tapi juga memberikan pengalaman bagi pelanggan.

Melalui event merangkai bunga, pelanggan diajak untuk merasakan sensasi menjadi florist dan mengekspresikan kreativitas mereka sendiri.

Kisah Meisy Warsita dirikan Maiku Florist di Berau
Kisah Meisy Warsita dirikan Maiku Florist di Berau (Ist)

Soal harga, Maiku Florist cukup ramah di kantong. Mulai dari Rp15.000 per tangkai bunga segar, hingga Rp250.000 untuk standing mirror atau papan akrilik.

Maiku juga menyediakan tiga jenis bunga
fresh flower, artificial, dan dried flower, yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan.

Kini, Maiku Florist tidak lagi dijalankan seorang diri. Meisy dibantu oleh dua karyawan, Nabila dan Rhegina, yang ikut mendukung operasional toko.

Meski sudah semakin berkembang, Meisy tetap rendah hati dan terus membuka ruang kolaborasi.

“Harapan saya, Maiku bisa jadi tempat yang bukan cuma jualan bunga, tapi juga jadi ruang berkumpul, belajar, dan berkreasi,” pungkasnya.(*)