BERAU TERKINI – Berawal dari keinginan membuat pizza saat tinggal di Kampung Maluang, ini cerita Marchelia Anggraeni bangun usaha Pizza Umma Adnan.

Usaha ini dibangun pada saat ia tinggal di Kampung Maluang. Jauh dari mana pun membuatnya tergerak untuk membuat pizza sendiri untuk diperjualbelikan di sekitar Kampung Maluang..

“Awalnya itu memang saya suka Pizza Hut sama suami, karena enggak ada, bikin lah. Jadi awal mulanya bikin-bikin sendiri kok enak gitu kan ya jadi coba-coba kami jual,” ungkapnya.

Selain itu juga berkuliner merupakan hobinya dan suami, keterbatasan lingkungan membangkitkan keinginan untuk membuat sendiri.

Marchelia Anggraeni Bangun Usaha Pizza Umma Adnan (Adrikni/BT)
Marchelia Anggraeni Bangun Usaha Pizza Umma Adnan (Adrikni/BT)

Saat itu, ia mempromosikannya melalui Facebook, hingga sekarang ini ia menambah ruang berpromosi lewat sosial media seperti Instagram dan TikTok.

Namun ia mengaku pembelinya itu juga banyak yang mengetahui produknya hanya dari mulut ke mulut, bukan lewat sosial media saja.

Outlet Pizza Umma Adnan berlokasi di Jalan Pembangunan 1, Gunung Panjang, Tanjung Redeb, Berau.

Awal belajar membuat pizza hanya bermodalkan menonton video dari YouTube saja yang kemudian dikembangkan menjadi usaha.

Ia mengatakan pizza produknya ini sudah dimodifikasi dengan bumbu rahasia tambahan agar rasanya bisa lebih diterima oleh banyak orang.

Pasalnya, ia mengaku banyak orang yang tidak suka pizza setelah mencicipi pizza buatannya akan langsung tertarik mencoba pizza.

Produknya ini bisa bertahan hingga 3 hari di suhu ruang dan tanpa menggunakan bahan pengawet sama sekali.

Ia mengatakan kelebihan dari pizza buatannya ini terletak pada rotinya yang tidak akan mengeras jika didiamkan beberapa waktu.

“Dibuat hari ini nih enggak habis, mau dimakan besok Insya Allah rotinya enggak keras,” ujarnya.

Pizza Umma Adnan Berau (Adrikni/BT)
Pemilik Pizza Umma Adnan Berau (Adrikni/BT)

Dalam sehari, ia bisa menjual 52 loyang pizza dengan omzet kotor menyentuh Rp 40 juta sebulan.

Harga Pizza Umma Adnan dibanderol dari harga paling murah Rp 35 ribu yaitu varian ekonomis hingga Rp 135 ribu dengan ukuran paling besar.

Produk pizza buatannya bermacam-macam mulai dari beef burger, beef patties, sosis, jasuke, beef pepperoni, patties jasuke, hingga mix topping.

Produk paling banyak diminati adalah beef patties dengan harga Rp 60 ribu.

Ia mengatakan peminat produknya ini bahkan datang dari warga Kampung Talisayan dan Tanjung Batu.

Sejauh ini, ia mengandalkan suaminya untuk membantu berjualan dikarenakan belum mempunyai karyawan.

Dalam menjalankan usaha ini, ia merasa senang ketika pizza yang ia jajakan habis terjual.

“Kalau dibilang susahnya tuh modelnya apa ya, dinikmatin aja. Kalau senangnya kalau habis pasti senang gitu aja,” katanya.

Ia berharap ke depannya usahanya ini bisa mempunyai tempat yang lebih besar lagi dan bisa mempunyai karyawan sendiri.

“Pengen punya cabang pengen punya karyawan supaya bermanfaat juga buat tetangga-tetangga yang disamping-samping,” tutupnya.