BERAU TERKINI – Kisah I Putu Wikana, atlet catur cilik yang berhasil mengharumkan nama Berau di berbagai ajang lomba catur.

Kabupaten Berau kembali menorehkan prestasi di bidang olahraga setelah salah satu murid PAUD First Bridge memenangkan juara 1 catur tingkat provinsi Kaltim di Samarinda 2025 lalu.

I Putu Wikana, merupakan atlet cilik berprestasi yang mahir di olahraga catur.

I Putu Wikana Wikana berasal dari Bali dan usianya baru menginjak 6 tahun yang saat ini sedang berada di kelas B PAUD First Bridge, Tanjung Redeb.

Ibu Wikana, Putu Intan Hartaningrum menjelaskan, awal mula putranya tertarik dengan dunia catur.

Menurutnya, ketertarikan awal terjadi saat putranya bepergian ke kampung halamannya di Bali. Saat itu usianya baru 3 tahun dan dikenalkan langsung oleh salah satu kerabat yang juga merupakan atlet catur.

Perkenalan catur tersebut ternyata direspons dengan baik oleh Wikana dan langsung diberikan papan catur oleh si kerabat.

“Dia memang terpapar catur waktu saya ke Bali. Dia belajar catur sama omnya,” ujar Ibu Wikana.

Atlet catur cilik asal Berau, Wikana, saat mengikuti berbagai perlombaan catur (Ist)
Atlet catur cilik asal Berau, Wikana, saat mengikuti berbagai perlombaan catur (Ist)

Ketertarikan catur semakin mendalam sejak Wikana mulai memasuki fase susah makan.

Sang ibu menarik perhatian Wikana agar mau makan dan bisa makan dengan tenang dengan memberikan catur.

“Karena dia sulit makan jadi cara kami menarik perhatian dia buat makan dengan main catur,” jelasnya.

Meskipun sudah belajar bermain catur sejak usia 3 tahun, Wikana pertama kali mengikuti sejumlah perlombaan mulai tahun lalu di saat usianya belum genap 6 tahun.

Awal mengikuti seleksi, Wikana mengambil seleksi kejuaraan daerah Kabupaten Berau dengan lawan mainnya yang usianya lebih tua darinya.

Di perlombaan kedua pun ia mengikuti kejuaraan daerah dan masuk dalam kejuaraan 5 besar, sehingga diberangkatkan untuk mengikuti kejuaraan provinsi di Kota Samarinda.

Selama menjadi atlet catur, Wikana mengikuti 5 pertandingan lokal, 1 pertandingan provinsi, dan 1 pertandingan tingkat nasional yang diadakan di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Dari 7 pertandingan tersebut, Wikana memenangkan juara 1 catur tingkat provinsi di tahun lalu dan juara 1 catur tingkat kabupaten yang diadakan oleh Toko Varia yang bekerja sama dengan Percasi 24 Januari lalu.

Wikana tidak memenangkan perlombaan tingkat nasional, namun menjadi peserta termuda di sana dan merupakan perlombaan tingkat tertinggi yang pernah diikutinya.

“Kalau di Mamuju dia belum bisa menang sih cuman jadi peserta terkecil karena kakak-kakak yang di lawan adalah under tujuh tahun sedangkan dia lima tahun,” ungkapnya.

Atlet catur cilik asal Berau, Wikana, saat mengikuti berbagai perlombaan catur (Ist)
Atlet catur cilik asal Berau, Wikana, saat mengikuti berbagai perlombaan catur (Ist)

Selama mengikuti pertandingan, kesulitan yang dialami adalah ketika diarahkan untuk membuat Notasi sedangkan Wikana belum terlalu lancar menulis.

“Jadi pas mau kejurnas dia harus belajar nulis karena yang dilawan adalah 7 tahun pasti udah bisa nulis kan, sedangkan yang umur 5 tahun harus tertatih-tatih menulis,” katanya.

Sebagai orang tua yang mendukung prestasi anaknya, Ibu Wikana memfasilitasi bakat anaknya itu dengan mengikutkan les catur setiap seminggu sekali dengan latihan bertemu atlet-atlet lain.

Dengan prestasi yang ditorehkan sang anak, ia berperan mendukung perkembangan anak di bidang tersebut.

Ia tidak menuntut banyak terhadap bakat anak, bahkan ia bersyukur anak seusianya sudah berani untuk menampilkan bakat yang dimiliki bahkan hingga tahap nasional.

“Kalau misalnya dikasih juara berarti bonus tapi yang terpenting dia happy, dia enjoy,” ujarnya.

Ia berharap si anak bisa menikmati kegiatan dengan baik, dikarenakan jadwal Wikana yang padat.

Saat ini ia tidak memfokuskan anak pada baca, tulis, dan hitung agar anak lebih merasa santai dengan kegiatannya saat ini.

“Kadang dia baca buku story dari dia sendiri tapi enggak harus wajib kamu harus baca, yang penting dia ketemu enjoy sama temen-temennya,” tutupnya.