TANJUNG REDEB – DTPHP Berau mengajak warga untuk melakukan vaksinasi hewan peliharaan guna mencegah rabies dan penyakit menular lainnya.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau terus menggencarkan program vaksinasi hewan dalam upaya menjaga kesehatan hewan serta mencegah penyebaran penyakit menular.

Kepala DTPHP Berau, Junaidi meyampaikan, pihaknya baru saja melakukan vaksinasi hewan sebanyak 58 ekor pada hari Minggu (24/8) lalu.

“Jadi pada hari Minggu kemarin, kami menyelenggarakan vaksin hewan gratis di aula DTPHP. Hewan yang divaksin jumlahnya ada 58 ekor, yang mana 51 ekor kucing dan sisanya anjing,” jelasnya saat dihubungi Berauterkini.co.id, Selasa (26/8/2025).

Junaidi menerangkan, tujuan DTPHP melakukan vaksinasi hewan ini untuk mengundang masyarakat agar melakukan pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaannya, sehingga hewan kebal terhadap rabies. Dia mengatakan, target vaksinasi tahun ini mencapai 100 ekor.

“Dan adanya vaksin ini tentunya juga memberikan keamanan bagi pemilik hewan dari penyakit rabies juga, kalau disemarakkan seperti yang kami lakukan pada Minggu kemarin, lebih banyak masyarakat tertarik untuk datang,” kata dia.

Lebih lanjut, ia menyebutkan jenis vaksin yang diberikan kepada 58 hewan tersebut yaitu, Neo Rabivet yang diproduksi Pusat Veteriner Farma atau Pusvetma, Surabaya.

Junaidi bilang, pihaknya juga akan terus melakukan sosialisasi supaya masyarakat lebih terbuka dan paham bahwa vaksin terhadap hewan peliharaan sangat penting, demi mencegah adanya penular rabies pada anjing, kucing serta kera.

“Dan untuk di kantor kami (DTPHP) juga buka setiap hari kerja, bagi masyarakat yang ingin melakukan vaksin pada hewan peliharaannya.” jelasnya.

Junaidi mengatakan untuk bisa mencapai target 100 vaksinasi hewan hingga akhir tahun ini, tentu perlu adanya dukungan dan partisipasi masyarakat agar mau bekerja sama demi kesehatan hewan dan keamanan lingkungan.

Meski begitu, melihat capaian 58 ekor yang sudah divaksin hingga Minggu, 24 Agustus 2025, dia menuturkan bahwa DTPHP optimistis target 100 ekor tersebut bisa tercapai, mengingat masih tersisa beberapa bulan ke depan untuk melanjutkan program ini.

Program vaksinasi ini juga sejalan dengan instruksi dari Kementerian Pertanian yang mengimbau pemerintah daerah untuk memperkuat langkah-langkah pencegahan penyakit hewan menular sebagai bagian dari upaya nasional menjaga kesehatan hewan dan masyarakat.