BERAU TERKINI – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur membuktikan komitmen besarnya dalam memajukan dunia olahraga daerah. Apresiasi nyata diberikan berupa kucuran bonus dengan nilai fantastis bagi para pahlawan olahraga.

Total anggaran sebesar Rp 80,7 miliar diserahkan kepada atlet, pelatih, hingga ofisial yang berlaga di PON XXI Aceh-Sumut dan Peparnas XVII Solo. Penyerahan penghargaan berlangsung penuh kebanggaan di Aula Kantor Dispora Kaltim, Kamis (27/11/2025).

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud hadir langsung untuk menyerahkan bonus tersebut. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan terus memberikan perhatian penuh agar pembinaan olahraga semakin terstruktur.

Rudy juga memberikan tantangan kepada para atlet untuk menatap ajang PON XXII di Nusa Tenggara pada 2028 mendatang. Ia optimistis Benua Etam mampu mengulang sejarah kejayaan seperti tahun 2008 silam.

Rincian Penerima

Sebanyak 747 anggota kontingen PON dan 105 anggota kontingen Peparnas tercatat sebagai penerima penghargaan. Alokasi bonus terbagi menjadi Rp 67,65 miliar untuk kontingen PON dan Rp 13,09 miliar untuk kontingen Peparnas.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kaltim Muhammad Faisal membeberkan prestasi gemilang dari sejumlah cabang olahraga. Tiga cabang yakni gulat, hoki, dan layar sukses menyabet gelar juara umum.

Besaran Bonus Medali

Faisal lantas merincikan besaran nominal yang diterima oleh setiap individu berprestasi. Angka yang diterima bervariasi tergantung pada warna medali yang berhasil dibawa pulang ke Kaltim.

Atlet peraih medali emas mendapatkan apresiasi tertinggi sebagai bentuk penghargaan atas kerja keras mereka. Sementara peraih perak dan perunggu juga mendapatkan nominal yang sangat layak.

“Untuk atlet peraih medali PON, bonus emas sebesar Rp 300 juta, perak Rp 175 juta, dan perunggu Rp 90 juta,” jelas Faisal. (Ftr/Adv/Diskominfo Kaltim)