BERAU TERKINI – Iran menutup Selat Hormuz membuat pasokan minyak nasional terganggu, Indonesia bakal impor minyak dari Amerika Serikat.

Kondisi cadangan minyak mentah Indonesia dihadapkan dengan krisis karena hanya bertahan untuk 20 hari ke depan.

Menurut Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, pemerintah bertekad menambah jumlah hari cadangan minyak mentah Indonesia.

Kapal Tanker milik Pertamina (pertamina-pis.com)
Kapal Tanker milik Pertamina (pertamina-pis.com)

Dari sebelumnya hanya bertahan untuk 25-26 hari menjadi minimal 90 hari atau 3 bulan.

Salah satu langkahnya ialah dengan melakukan impor minyak mentah dari Amerika Serikat.

Langkah itu dilakukan guna memitigasi kondisi geopolitik di Timur Tengah menyusul ditutupnya Selat Hormuz oleh Iran.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Instagram/@bahlillahadalia)

“Sekarang sudah mulai berjalan. Bertahap, ya, bertahap,” ujar Bahlil Lahadalia dikutip dari laporan Beritasatu.com

Selain mengimpor minyak mentah dari Amerika Serikat, pemerintah pusat juga akan membangun kilang penyimpanan atau storage.

Adapun lokasi storage cadangan minyak mentah akan dibangun di Pulau Sumatera

“Saya sudah melaporkan kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto dan beliau memberikan arahan agar segera dibangun. Supaya apa? Kita ini kan butuh survival,” ucapnya.