BERAU TERKINI – Pemkab Berau menilai dukungan sponsorship dari perbankan jadi kunci promosi produk lokal dan UMKM Berau ke kancah nasional.
Pemkab Berau mendorong kolaborasi yang lebih kuat antara sektor perbankan dan pihak swasta untuk memajukan pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) serta UMKM di Berau.
Dorongan ini disampaikan oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih.
Dia menilai peran lembaga keuangan dan swasta tak bisa dilepaskan dari upaya mempromosikan potensi daerah.
Sri Juniarsih menegaskan, sinergi ini sangat penting untuk memperluas jangkauan produk UMKM dan kerajinan lokal, terutama agar mampu tampil dalam berbagai kegiatan promosi berskala regional hingga nasional.
“Dukungan perbankan sangat berarti. Mereka bisa menjadi sponsor untuk pameran, expo, dan kegiatan lain yang melibatkan UMKM kita,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran pelaku UMKM dalam pameran di luar daerah tidak hanya bertujuan menjual produk, tetapi juga membawa identitas budaya dan potensi Berau.
Oleh karena itu, sponsorship dan dukungan pendanaan dari sektor perbankan akan memberi dampak signifikan bagi peningkatan daya saing dan eksposur pelaku usaha lokal.
“Setiap kali UMKM kita tampil di luar daerah, mereka membawa nama Berau. Karena itu, kolaborasi dengan perbankan menjadi sangat penting,” kata Sri Juniarsih.

Sementara itu, Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita memandang, peran strategis dunia perbankan dalam membantu UMKM, khususnya dalam kebutuhan pembiayaan promosi.
Eva menyebut sudah ada beberapa bank yang menjalin nota kesepahaman (MoU) untuk mendukung UMKM Berau. Namun, pihaknya tetap akan terus membuka ruang kerja sama baru agar semakin banyak pihak yang terlibat.
“Kami ingin semakin banyak lembaga yang memberikan akses pembiayaan bagi UMKM, terutama untuk kebutuhan mengikuti pameran dan expo di luar daerah,” jelasnya.
Upaya Diskoperindag tidak berhenti pada kerja sama yang sudah berjalan. Eva memastikan pihaknya terus membangun komunikasi dengan berbagai bank dan pihak swasta agar dukungan terhadap UMKM dan Ekraf semakin meluas dan berkelanjutan.
“Semakin banyak pihak yang terlibat, semakin besar peluang produk lokal kita menembus pasar lebih luas,” ujarnya. (*/Adv)
