BERAU TERKINI – Pengurus dan pengawas Koperasi Merah Putih di Kabupaten Berau mendapatkan bimbingan teknis (bimtek) untuk meningkatkan kompetensi yang berguna dalam menjalankan tugasnya.
Sebelumnya, pada 17 Oktober 2025, telah dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih di Kampung Bebanir Bangun, Kecamatan Sambaliung.
Pendirian Koperasi Merah Putih dinilai sangat bermanfaat untuk memperkuat ketahanan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat desa. Salah satunya adalah penciptaan lapangan kerja.
Koperasi Merah Putih bisa menciptakan lapangan kerja bagi warga lokal melalui berbagai unit usaha, seperti pertanian, perdagangan, hingga layanan jasa.
Bupati Berau, Sri Juniarsih, menegaskan, Koperasi Merah Putih merupakan mandat dari pemerintah pusat yang harus dilaksanakan pemerintah daerah.
Tujuan dibentuknya Koperasi Merah Putih di antaranya untuk menciptakan swasembada pangan dan pemerataan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.
“Pengurus dan pengawas wajib memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing dalam menjalankan Koperasi Merah Putih yang utama, yaitu regulasi operasional dan strategi pengembangan agar berdaya saing,” lata Sri Juniarsih saat membuka bimtek bagi pengurus dan pengawas Koperasi Merah Putih di Ballroom Hotel Mercure, Senin (20/10/2025).
Sri Juniarsih mengatakan, masing-masing kampung memiliki potensi yang perlu didorong dengan kerja sama yang baik antara koperasi, pemerintah kampung.
Sehingga, potensi tersebut dapat diangkat dan dipromosikan yang pada akhirnya akan mendatangkan hasil untuk masyarakat.
“Koperasi Merah Putih harus bergerak maksimal didampingi TNI, Polri, serta Kejaksaan agar potensi alam bisa dipasarkan. Ini merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto yang merupakan program nasional yang harus didukung bersama agar ke depannya bisa mandiri secara ekonomi,” sambungnya.
Sri berpesan kepada pengurus koperasi, kepala kampung, dan jajaran untuk saling bersinergi bersama camat yang merupakan tim pendamping dan perpanjangan tangan pemerintah daerah.
Selain itu, mereka juga diminta berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai potensi sumber daya alam yang akan diangkat.
Dia juga berharap, camat dan kepala kampung dapat mendukung Koperasi Merah Putih agar dapat berkembang, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pemkab Berau, kata dia, juga senantiasa mendukung Koperasi Merah Putih agar sama-sama bangkit.
“Mari bersama-sama belajar kolaborasi dan bersinergi serta memberi pendampingan yang berdampak terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Kegiatan bimtek ini sendiri diisi oleh narasumber dari Kementerian Koperasi, LTKSN Aditya Manajemen, Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA), Pertamina Patra Niaga, dan Perum Bulog.
Bimtek ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas pengawas Koperasi Merah Putih, menyusun proposal bisnis sesuai potensi kampung yang dapat dikembangkan, serta menjalankan koperasi dengan pedoman perkoperasian regional.
Kabupaten Berau memiliki tiga koperasi desa, yakni Koperasi Desa Sei Bebanir Bangun, Koperasi Desa Sukan Tengah, dan Koperasi Desa Labanan Makarti. (*/Adv)
