BERAU TERKINI – Pasukan khusus TNI AU dari kesatuan Korpasgat menjaga keamanan di Bandara Korowai Batu, Papua Selatan buntut penyerangan KKB kepada pesawat Smart Air.
Peristiwa tragis terjadi di Bandara Korowai Batu, Boven Digoel, Papua Selatan saat kelompok kriminal bersenjata atau KKB menyerang pesawat Smart Air.
Penyerangan yang terjadi pada Rabu (11/2) pekan lalu itu menewaskan dua orang pilot Smart Air yakni Capt. Egon E dan Capt. Baskoro.
Pihak kepolisian menjelaskan pelaku penyerangan mematikan itu dilakukan oleh KKB dari kelompok Yahukimo.
Aparat kepolisian pun tengah memburu para pelaku penembakan pesawat Smart Air itu.

Usai kejadian yang sempat viral itu, kini keamanan di Bandara Korowai Batu, Boven Digoel, Papua Selatan menjadi tujuan utama.
Saat ini pihak TNI AU menerjukan pasukan khusus yakni Korps Pasukan Gerak Cepat atau Korpasgat untuk mengamankan area Bandara Korowai Batu, Boven Digoel, Papua Selatan.
Terlihat pasukan Korpasgat dengan tactical gear lengkap dan senjata laras panjang berjaga di area Bandara Korowai Batu.
“TNI AU melakukan penebalan pasukan Korpasgat dan menempatkan personel di area bandara untuk menjamin keamanan serta mendukung operasional penerbangan,” tulis akun Instagram resmi TNI AU @militer.udara
Tak hanya melakukan pengamanan dengan penjagaan di area Bandara Korowai Batu, kini pihak TNI AU mengambil alih fungsi kebandarudaraan dari otoritas sipil.
Langkah itu dilakukan demi memastikan konektivitas dan kelancaran distribusi logistik untuk wilayah pedalaman Papua Selatan.

“Personel juga melaksanakan fungsi kebandarudaraan sementara menggantikan unsur sipil guna memastikan distribusi logistik dan mobilitas masyarakat tetap berjalan,” katanya.
“Dengan harapan jembatan udara di wilayah Papua segera pulih dan konektivitas vital bagi masyarakat pedalaman dapat kembali normal,” jelasnya.
