BERAU TERKINI – Mayoritas bahan bangunan yang digunakan warga Berau untuk rumah adalah kayu dibandingkan tembok.
Laju pertumbuhan penduduk yang pesat pada suatu wilayah diindikasikan akan memengaruhi kemampuan sekelompok masyarakat dalam memenuhi kebutuhan papannya dalam kelayakannya bermukim.
Data BPS Berau menunjukkan, penduduk Kabupaten Berau lebih banyak menggunakan kayu/bambu yakni sebesar lebih dari 50 persen.
Pada tahun 2024, persentase penduduk dengan lantai kayu/bambu sebesar 58,46 persen.
Adapun persentase penduduk dengan dinding rumah berjenis tembok sebesar 28,38 persen.
“Dominasi pemilihan lantai berjenis ini selaras dengan letak geografis Kabupaten Berau yang berada pada lingkup pulau kalimantan dengan kekayaan alam hutan dan kayu yang melimpah,” kata Kepala BPS, Yudi Wahyudin, dalam keterangan resminya.
Lantai berjenis kayu memiliki kekuatan yang tinggi dan resistansi terhadap tekanan.
Selain itu, lantai kayu juga lebih stabil terhadap perubahan suhu dan kelembapan serta mengurangi risiko melengkung atau menyusut.
Selanjutnya pada dinding tempat tinggal, penduduk Kabupaten Berau juga lebih banyak menggunakan dinding berjenis kayu.
Persentase penduduk dengan dinding rumah berjenis kayu mencapai kisaran 70 persen. Persentase ini meningkat sepanjang lima tahun terakhir.
Pada tahun 2024, persentase penduduk dengan dinding rumah berjenis tembok sebesar 28,38 persen.
Sementara itu, berdasarkan status kepemilikannya masyarakat Kabupaten Berau secara dominan memiliki tempat tinggal milik sendiri dengan capaian persentase 71,42 persen pada tahun 2024.
Selanjutnya pada status kepemilikan bebas sewa menempati posisi kedua yakni sebanyak 11,43 persen.
