BERAU TERKINI – Sektor pariwisata Kalimantan Timur mencatatkan dinamika data yang cukup menarik pada periode Oktober 2025. Badan Pusat Statistik setempat melaporkan adanya lonjakan signifikan kunjungan wisatawan dari benua Amerika.

Padahal secara umum jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mengalami penurunan sebesar 9,60 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Total tercatat ada 725 kunjungan turis asing yang masuk ke Benua Etam pada bulan tersebut.

Seluruh kedatangan internasional ini terpantau masuk melalui jalur udara yakni Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan. Tidak ada satu pun kunjungan wisman yang tercatat masuk melalui moda angkutan laut pada periode ini.

Lonjakan Turis Amerika

Kepala BPS Kaltim Yusniar Juliana merincikan data kenaikan yang terjadi berdasarkan kelompok kebangsaan. Wisatawan asal Amerika mencatatkan peningkatan tertinggi yang menembus angka 171,43 persen.

Tren positif juga diikuti oleh pelancong dari kawasan ASEAN yang naik sekitar 91 persen dan Oseania sebesar 77 persen. Sementara itu wisatawan asal Eropa turut menyumbang kenaikan meski tidak setinggi wilayah lainnya.

Kondisi berbeda dialami oleh kelompok wisatawan asal Afrika yang sama sekali tidak tercatat atau turun seratus persen. Data ini menunjukkan pergeseran preferensi kunjungan yang cukup dinamis menjelang akhir tahun.

Pergerakan Wisatawan Lokal

Di sisi lain pergerakan wisatawan nusantara juga menunjukkan geliat yang masif dengan total lebih dari 1,2 juta perjalanan. Kota Samarinda dan Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi penyumbang terbesar pergerakan warga lokal tersebut.

Tingkat penghunian kamar hotel berbintang juga mengalami kenaikan tipis menjadi 55,96 persen. Yusniar menutup laporannya dengan menyoroti perbandingan positif kinerja pariwisata tahun ini dibanding periode yang sama tahun lalu.

“Meningkatnya jumlah kunjungan wisman pada Oktober 2025 bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, terlihat hampir disemua kelompok kebangsaan,” ungkap Yusniar, Rabu (3/12/2025). (Ftr/Adv/Diskominfo Kaltim)