BERAU TERKINI – BPS Berau mencatat inflasi pada bulan Oktober mencapai angka 1,78 persen lebih rendah dari bulan lalu sebesar 1,86 persen.

BPS Berau mencatat inflasi pada bulan Oktober secara year-on-year (y-on-y) sebesar 1,78 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 109,23.

“Inflasi tahunan terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran,” kata Kepala BPS Berau, Yudi Wahyudin, dalam keterangan resminya.

Kelompok pengeluaran yang paling besar disumbang oleh perawatan pribadi dan jasa lainnya, sebesar 9,48 persen dengan indeks 119,25.

Secara mendetail, komoditas yang dominan memberikan andil terhadap inflasi, yaitu emas perhiasan sebesar 0,53 persen.

Kemudian, ikan layang atau ikan benggol 0,15 persen, beras 0,18 persen, udang basah 0,15 persen, sigaret kretek mesin (skm) 0,12 persen, ikan bandeng atau ikan bolu 0,11 persen.

Penjual ikan di Pasar Sanggam Adji Dilayas Berau (Zuhrie/BT)
Penjual ikan di Pasar Sanggam Adji Dilayas Berau (Zuhrie/BT)

Kemudian kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran mengalami inflasi y-on-y sebesar 3,63 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 104,04 pada Oktober 2024 menjadi 107,82 pada Oktober 2025.

Kelompok kesehatan mengalami inflasi y-on-y sebesar 2,48 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 130,84 pada Oktober 2024 menjadi 134,09 pada Oktober 2025.

Kelompok Perlengkapan, Peralatan, dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga mengalami inflasi y-on-y sebesar 0,63 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 103,54 pada Oktober 2024 menjadi 104,19 pada Oktober 2025.

Adapun kelompok Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga Kelompok ini mengalami inflasi y-on-y sebesar 0,33 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 102,93 pada Oktober 2024 menjadi 103,27.

Kelompok Pakaian dan Alas Kaki Kelompok mengalami inflasi y-on-y sebesar 0,76 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 107,94 pada Oktober 2024 menjadi 108,76 pada Oktober 2025.

Terakhir, kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau mengalami inflasi y-on-y sebesar 3,22 persen atau terjadi kenaikan indeks dari 110,15 pada Oktober 2024 menjadi 113,7 pada Oktober 2025.