BERAU TERKINI – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Berau menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua medali emas dalam ajang Pekan Olahraga, Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) Kaltim 2025.

Kegiatan yang berlangsung di Balikpapan pada 16-19 November 2025 ini menjadi pemantik semangat bagi para guru untuk bersaing di level nasional.

Dua medali emas berhasil diamankan dari kategori Tari Tunggal Putra dan Best Practice.

Keberhasilan ini menegaskan para guru di Berau tidak hanya unggul dalam kegiatan belajar-mengajar, tetapi juga kompeten dalam bidang non-akademik.

Secara keseluruhan, kontingen guru Berau berhasil mengoleksi tujuh medali tambahan dari berbagai cabang.

Medali perak diraih dari kategori Menyanyi Solo, Catur, dan Seni Baca Al-Quran (MTQ) kategori putri.

Lalu, medali perunggu diraih dari kategori Pencak Silat Tunggal Putra dan Tunggal Putri, Tari Tunggal Putri, Kaligrafi, Pickleball, dan Sepak Takraw.

Ketua PGRI Berau, Mardiatul Idalisah, memberikan apresiasi tinggi atas keseriusan dan totalitas puluhan atlet guru yang mewakili daerah.

Raihan medali ini disebutnya sebagai suntikan energi positif bagi organisasi.

“Tahun depan kami yakin bisa jadi juara umum,” ujar perempuan yang akrab disapa Lis ini, Minggu (23/11/2025).

Menurut Lis, prestasi ini membuktikan dedikasi guru tidak terbatas di ruang kelas.

Meskipun disibukkan dengan kegiatan mengajar, para guru tetap mampu tampil prima dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka.

“Hal ini terbukti pula pada antusiasme di Porsenijar tingkat Berau beberapa waktu lalu. Guru-guru kita ternyata sehat dan prima. Alhamdulillah, ini bisa semakin menambah semangat untuk mengajar di sekolah,” ucapnya.

Lis menjelaskan, medali dan hadiah bagi para atlet peraih prestasi di Porsenijar Kaltim akan diserahkan bersamaan dengan puncak peringatan Hari Guru Nasional (HGN) dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 PGRI 2025.

Puncak peringatan tersebut akan digelar pada 25 November 2025. 

Dia berharap seluruh guru di Berau dapat meramaikan acara tersebut, yang tidak hanya diisi dengan upacara, tetapi juga sajian makanan tradisional dan menari serentak (flash mob) yang telah disiapkan panitia.

Sebelumnya, pada Senin (24/11/2025), para guru juga dijadwalkan bertemu dalam Forum Rembuk Pendidikan di Balai Mufakat.

Forum ini akan dimanfaatkan sebagai wadah aspirasi dan diskusi mengenai kebutuhan serta peningkatan kesejahteraan para guru di Berau.

Seluruh rangkaian perayaan Hari Guru telah diawali pada Jumat (21/11/2025) dengan kegiatan penanaman seribu pohon di lingkungan sekolah.

Hal itu sebagai bentuk menjalankan amanah dari Bupati Berau terkait pembentukan sikap kepedulian terhadap lingkungan.

“Alhamdulillah semua rangkaian berjalan lancar. Semoga ini bisa berjalan sampai hari puncaknya nanti,” tutup Lis. (*/Adv)