BERAU TERKINI Merasa bosan dengan suasana membaca yang kaku di dalam ruangan perpustakaan? Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kabupaten Berau kini punya solusi inovatif.

Dispusip mendorong seluruh sekolah untuk menyulap taman atau ruang terbuka hijau mereka menjadi pojok baca yang asyik. Gagasan ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman membaca yang berbeda dan lebih menyenangkan bagi para siswa.

Konsep ‘Literasi Hijau’

Kepala Dispusip Berau, Yudha Budisantosa, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari konsep “literasi hijau”. Tujuannya tidak hanya untuk meningkatkan minat baca, tetapi juga untuk menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan sejak dini.

Menurutnya, pojok baca tidak harus selalu berada di dalam ruangan. Halaman yang rindang atau taman sekolah bisa menjadi “pojok baca alami” yang jauh lebih menarik.

“Kami ingin setiap pojok baca di sekolah tidak hanya menjadi tempat menyimpan buku, tapi juga menjadi ruang yang hidup, menarik, dan mendidik,” ujar Yudha Budisantosa, Selasa (7/10/2025).

Siap Beri Pendampingan

Dispusip tidak hanya sekadar menggagas ide. Pihaknya juga siap memberikan pendampingan penuh bagi sekolah-sekolah yang tertarik untuk mengembangkan konsep ini.

Bentuk dukungan yang disiapkan antara lain penyediaan buku-buku bertema lingkungan. Selain itu, Dispusip juga akan memberikan pelatihan pengelolaan perpustakaan sekolah.

“Kami yakin, dengan kolaborasi semua pihak, pojok baca yang terintegrasi dengan literasi hijau ini bisa menjadi tonggak penting dalam pembangunan budaya literasi yang berkelanjutan di Berau,” tutupnya. (Adv)