BERAU TERKINI – Seorang bocah berusia 13 tahun berinisial RS dilaporkan tenggelam di Sungai Kelay, Kelurahan Karang Ambun, Kecamatan Tanjung Redeb, Kamis (28/8/2025) sekitar pukul 16.00 WITA.

Hingga kini korban masih dalam pencarian tim gabungan bersama warga setempat.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Nofian Hidayat, mengatakan, peristiwa itu bermula pada Rabu (27/8/2025) sore sekitar pukul 17.00 WITA saat korban mandi bersama rekannya.

Saat itu, RS bersama dua rekannya, YO dan AN, berenang di Sungai Kelay tepat di belakang rumah warga bernama Syahroni di RT 14 Karang Ambun.

Setelah asyik berenang, dua rekannya naik ke atas kapal rusak yang terparkir di sungai, sementara RS tetap berada di dalam air.

Beberapa saat kemudian, YO dan AN hanya melihat tangan RS muncul di permukaan. Mereka tidak menyangka jika saat itu temannya sudah tenggelam.

Menjelang magrib, kedua rekan korban pulang tanpa memberitahu keluarga maupun warga sekitar. Keesokan harinya, ibu korban mulai mencari keberadaan anaknya, namun tak kunjung menemukan.

Hingga Kamis sore sekitar pukul 15.30 WITA barulah salah satu teman korban baru mengembalikan pakaian RS ke rumah.

Namun, saat itu, pakaian itu diterima oleh adik korban yang kemudian memberitahukan kepada ibunya.

Ibu korban lalu melapor kepada Ketua RT dan informasi anak hilang segera disebarkan ke grup kelurahan. Sejak saat itu, warga bersama pihak berwenang melakukan pencarian.

Adapun metode yang digunakan untuk mencari korban meliputi penyelaman di sekitar lokasi apabila memungkinkan, penggunaan alat tradisional berupa ngunak atau mancing, serta penyisiran sepanjang aliran Sungai Kelay.

“Besok pagi akan kembali dilanjutkan pencarian dengan melibatkan berbagai pihak, BPBD, tim damkar, TNI-Polri, Basarnas, ERG Berau Coal, dan dibantu masyarakat sekitar,” ungkap Nofian.

Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan. Pihak keluarga berharap RS segera ditemukan. 

Sementara, aparat mengimbau orang tua untuk lebih waspada mengawasi aktivitas anak-anak di area sungai. (*)