BERAU TERKINI – Masyarakat Kabupaten Berau diminta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca dalam kurun waktu sepuluh hari terakhir bulan Februari 2026.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi curah hujan dengan intensitas tinggi akan turun secara konsisten melanda wilayah Bumi Batiwakkal.
Kepala BMKG Berau, Ade Heryadi, menjelaskan, fenomena hujan deras yang sering terjadi pada sore hari belakangan ini diperkirakan masih akan terus berlangsung dalam jangka waktu yang cukup lama.
Prediksi cuaca menunjukkan curah hujan akan terpusat pada dasarian ketiga bulan ini.
“Hujan diprediksi akan turun secara konsisten pada dasarian 3 bulan Februari atau 10 hari terakhir di bulan Februari,” ujar Ade saat dihubungi oleh Berauterkini, Sabtu (21/2/2026).

BMKG mengategorikan curah hujan kali ini masuk dalam kategori tinggi dengan sifat hujan di atas normal.
Kondisi ini diprediksi akan menyelimuti hampir seluruh wilayah Kabupaten Berau.
Namun, terdapat pengecualian untuk wilayah Kecamatan Pulau Derawan dan Kecamatan Biduk-biduk, di mana kedua wilayah tersebut diperkirakan hanya akan mengalami curah hujan kategori menengah dengan sifat hujan yang masih dalam batas normal.
Tingginya potensi hujan dengan intensitas menengah hingga lebat dalam sepekan ke depan ini dipicu oleh dinamika atmosfer, baik secara global, regional, maupun lokal yang saling mendukung satu sama lain.
Faktor lain yang memperkuat kondisi ini adalah suhu muka laut yang terpantau hangat serta aktifnya gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation(MJO) pada periode akhir pekan ini.
Selain faktor gelombang atmosfer, Ade juga menyoroti adanya gangguan angin yang memengaruhi pola cuaca di Kalimantan Timur bagian utara tersebut.
Kelembaban udara yang tinggi juga menjadi alasan mengapa awan hujan terbentuk begitu masif di wilayah Berau.
“Adanya belokan angin dari prediksi streamline di sekitar wilayah Berau juga kelembaban yang tinggi di atmosfer,” tutup Ade. (*)
