BERAU TERKINI – PT PLN (Persero) menghadirkan solusi jitu yang membuat para pengusaha industri galangan kapal tersenyum. Melalui program baru, PLN berhasil membantu pelaku industri memangkas biaya operasional mereka secara drastis, mencapai 40 hingga 60 persen.
Program bertajuk “Borneo Electric Solutions for Shipyard” ini merupakan inisiatif PLN UID Kaltimra. Tujuannya untuk mendorong industri galangan kapal beralih dari penggunaan genset berbahan bakar minyak yang mahal ke listrik PLN yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Salah satu pelanggan yang telah merasakan langsung manfaat program ini adalah PT Danny Samudera Raya Line. Perwakilan perusahaan, Tony Kurniawan, mengaku sangat puas dengan perubahan yang terjadi setelah beralih ke listrik PLN.
Sebelumnya, pihaknya harus menanggung biaya bahan bakar yang besar dan lingkungan kerja yang bising akibat operasional genset.
“Sekarang, semua jauh lebih efisien dan produktif. Biaya operasi bisa ditekan signifikan dan proses kerja lebih cepat,” ujar Tony Kurniawan, Minggu (12/10/2025).

General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menjelaskan bahwa program ini bukan sekadar layanan kelistrikan biasa. Ini adalah solusi menyeluruh yang dirancang khusus untuk kebutuhan industri maritim.
Menurutnya, program ini menciptakan standar baru bagi industri galangan kapal di Kaltim, yaitu lebih efisien dan berkelanjutan. “Ini bukan hanya soal energi listrik, tapi tentang produktivitas, daya saing, dan keberlanjutan ekonomi daerah,” tegas Chaliq.
Hingga saat ini, program tersebut telah melayani 22 pelanggan galangan kapal di wilayah Samarinda dan sekitarnya. Manager PLN UP3 Samarinda, Hendra Irawan, berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan ini.
“Ke depan, kami akan terus memperluas penerapan Borneo Electric Solutions for Shipyard melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha,” tutupnya. (adv)
