BERAU TERKINI – Pelajar asal Berau Tiofana Defitra Panjaitan raih juara pertama dalam ajang musik internasional yakni Asia Aegean International Music Competition 2025 di Taiwan.
Tiofana Defitra Panjaitan, pelajar di SMAN 1 Berau, berhasil meraih Juara 1 (1st Place Winner) kategori Burgmuller Etuden dalam ajang bergengsi 9th Asia Aegean International Music Competition (AAIMC) 2025 yang digelar di National University of Education, Taipei, Taiwan.
Tiofana Defitra Panjaitan bercerita awal mula dirinya mendalami musik khususnya instrumen piano. Dia mengatakan, mulai mencintai sejak mengenal piano saat kelas 5 SD melalui les bersama Miss Inta Junia.
Namun, perjalanan belajarnya sempat terhenti pada 2020 akibat pandemi Covid-19 dan kepindahan guru les tersebut ke Medan.
“Waktu itu saya sempat vakum. Baru tahun 2023 saya melanjutkan les di Balikpapan, di House Of Piano yang terasosiasi dengan lembaga penyelenggara ujian piano,” tutur gadis kelahiran Berau 27 September 2008.
“Sejak itu, latihan saya dilakukan secara online bersama Bu Atik hingga sekarang,” tambahnya.

Meski harus menempuh jarak jauh dengan sistem pembelajaran daring, semangat Tiofana Defitra Panjaitan tidak pernah surut. Berbagai kompetisi telah ia ikuti, mulai tingkat nasional hingga internasional.
Tahun 2024, ia meraih Diamond Award di Indonesia Winter Music Festival (IWMF), serta Gold Medal di Nusantara Youth Music Olympic (NYMO) Balikpapan.
Momentum besar datang pada Maret 2025. Atas rekomendasi gurunya, Tiofana Defitra Panjaitan mengikuti Rhapsodie Indonesia Music Festival secara online. Ia berhasil meraih Diamond Award dan mendapat tiket untuk berkompetisi di Taiwan.
“Rasanya senang sekali bisa menyalurkan bakat di bidang musik. Memang ada dukanya juga, karena les dilakukan online, jadi tidak bisa tatap muka langsung dengan guru. Tapi semua itu terbayar dengan hasil yang saya raih,” ungkapnya dengan senyum.

Kompetisi di Taiwan ini sendiri merupakan ajang tahunan yang diselenggarakan Cross Strait Music and Art Education Exchange Association bekerja sama dengan Hong Kong Youth Performing Arts Exchange and Development Association (HKYPA), China Topwinner Piano Co., Ltd, dan ICM International Music Competition Thailand.
Meski sudah menorehkan prestasi gemilang, Tiofana mengaku belum memutuskan apakah akan melanjutkan pendidikan seni musik secara khusus di jenjang selanjutnya.
“Bagi saya musik adalah ruang berekspresi dan ajang untuk membuktikan bahwa mimpi besar bisa diraih, bahkan dari daerah kecil seperti Berau,” tutupnya. (*)
