BERAU TERKINI – Ahmad Roby Prayoga berhasil harumkan nama Berau di ajang Pekan Kebudayaan Daerah Kaltim.
Ahmad Roby Prayoga berhasil meraih Juara 1 pada ajang Pekan Kebudayaan Daerah melalui karya busana bertema budaya Dayak Kenyah. Karya tersebut desain dari Bapak Hariyono.
Bukan sekadar kain dan jahitan, busana itu menghadirkan ruh budaya, kepercayaan, dan identitas. Sukses mengantarkan perwakilan Berau meraih Juara 1 pada ajang bergengsi tersebut.
Mengusung tema “Incarnation atau jelmaan”, busana ini terinspirasi dari kepercayaan suku Dayak Kenyah yang dikenal dengan sebutan “Bungan Malan”.
Dalam kepercayaan tersebut, jelmaan dimaknai sebagai manifestasi roh, kekuatan, dan nilai-nilai leluhur yang hidup berdampingan dengan alam.
Filosofi ini kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk busana yang sarat simbol, detail, dan makna spiritual.

Ajang Pekan Kebudayaan Daerah tahun ini diikuti oleh 67 peserta dari berbagai daerah. Untuk kategori umum, tercatat hanya 15 peserta yang lolos seleksi dan bersaing memperebutkan Juara 1, 2, dan 3.
Persaingan pun berlangsung ketat, dengan masing-masing peserta menampilkan ciri khas budaya daerahnya.
Hasilnya, perwakilan Berau berhasil keluar sebagai Juara 1, disusul Kutai Kartanegara di posisi Juara 2, dan Balikpapan sebagai Juara 3.
Prestasi ini sekaligus menegaskan kekuatan narasi budaya Berau yang mampu bersaing di tingkat regional Kaltim.

Bagi Ahmad Roby Prayoga, capaian ini bukanlah yang pertama. Ia dikenal sebagai sosok yang konsisten membawa nama Berau ke berbagai ajang provinsi hingga nasional, meski harus berjuang dengan dana pribadi tanpa dukungan pemerintah.
Dedikasi tersebut lahir dari kecintaan pada budaya lokal dan keinginan kuat agar warisan leluhur tidak sekadar menjadi cerita, tetapi tampil hidup di panggung-panggung kebudayaan.
“Busana bukan hanya soal estetika, tapi juga media untuk bercerita, itu yang menjadi semangat saya,” ujarnya.
