BERAU TERKINI – Simak bacaan niat dan tata cara salat Idul Fitri menyambut berakhirnya bulan Ramadan.

Umat muslim di Indonesia akhirnya sudah mengetahui tanggal 1 Syawal 1447 Hijriah.

Pemerintah pusat melalui Kemenag mengumumkan Idul Fitri jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026 besok.

Keputusan itu diambil melalui sidang isbat yang dilakukan oleh Kemenag, berdasarkan hasil pemantauan hilal atau rukyatul hilal.

Dengan demikian, bulan suci Ramadan pada tahun ini digenapkan menjadi 30 hari.

Adapun pada malam Sabtu nanti, umat muslim sudah melaksanakan takbir menyambut Idul Fitri.

Pada pagi harinya umat muslim akan melaksanakan salat Idul Fitri atau salat id.

Aktivitas salat berjemaah di Masjid Agung Baitul Hikmah, Tanjung Redeb.
Aktivitas salat berjemaah di Masjid Agung Baitul Hikmah, Tanjung Redeb.

Dihimpun Berauterkini.co.id, berikut ini niat salat Idul Fitri dan tata cara salat Idul Fitri:

Ushallî sunnatan li ‘îdil fithri rak’ataini ma’mûman (jika jadi imam pakai “imaman”) lillâhi ta’âlâ

Artinya: “Aku berniat shalat sunnah Idul Fitri dua rakaat (menjadi makmum/imam) karena Allah ta’ala.”

Kemudian takbir sebanyak 7 kali untuk rakaat pertama dan dilanjutkan dengan membaca

Subḫânallâhi wal ḫamdulillâhi wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.”

Lalu dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat pendek.

Untuk rakaat kedua melakukan takbir sebanyak 5 kali dan dilanjutkan dengan membaca

Subḫânallâhi wal ḫamdulillâhi wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar.”

Berikutnya kembali membaca surat Al Fatihah dan surat pendek.

Setelah dua rakaat diakhiri dengan tahiyat akhir dan salam.

Usai salat Idul Fitri dianjurkan untuk tidak langsung pergi dan duduk mendengarkan ceramah atau khutbah Idul Fitri terlebih dahulu.