TANJUNG REDEB – Nasib tragis menimpa seorang warga di Kecamatan Batu Putih, berinisial A, Senin (7/7/2025) malam.

Dia meninggal dunia saat hendak berburu di sekitar hutan di Kampung Tembudan. Diduga senjata rakitan miliknya meletus saat menuju lokasi buruan.

Kanit Reskrim Polsek Biduk-Biduk, Aipda Agus Hertono, membenarkan informasi itu.

“Kejadiannya Senin malam sekira pukul 22.00 atau 23.00 WITA. Korbannya meninggal dunia,” kata Agus saat dihubungi Berauterkini, Selasa (8/7/2025).

Agus mengatakan, saat ini pihaknya tengah melakukan olah TKP untuk memastikan penyebab kematian A.

“Masih olah TKP. Berdasarkan petunjuk dari Pak Kapolres akan mendapatkan bantuan dari personel Reskrim Polres Berau apakah murni kecelakaan atau ada indikasi lain,” ujarnya.

Dia menuturkan, sebelum kejadian, A pergi berburu dengan empat rekannya. Namun, di lokasi berburu di sekitar kilometer 16 Kampung Tembudan, mereka membagi tim menjadi dua anggota. Masing-masing berjumlah dua orang.

Saat menjelajahi lokasi buruan, A dan rekannya menggunakan sepeda motor masing-masing. Dari keterangan saksi, A menggunakan motor matik dengan posisi senjata disimpan di pijakan kaki lantaran senjatanya tidak memiliki tali.

“Korban ini berada di depan. Saat melalui jalan rusak dan berlubang, diduga senjatanya meletus sendiri mengenai dada korban, mungkin dipicu adanya hentakan saat melalui jalan berlubang,” jelasnya.

Setelah terdengar suara ledakan, rekannya melihat A langsung terjatuh. Saat itu, rekannya sempat panik melihat kondisi itu, lalu menghubungi rekannya yang lain untuk mengevakuasi korban.

“Jenis senjata yang dibawa jenis rakitan,” katanya.

Dia menegaskan, penyelidikan masih dilakukan dengan melibatkan personel dari Polres Berau.

“Ini masih informasi sementara, kalau ada perkembangan kami sampaikan lagi,” pungkasnya. (*)