BERAU TERKINI – Bulan suci Ramadan menjadi momentum bagi umat Islam untuk memperbanyak amal ibadah dan meraih keberkahan.

Salah satu amalan sederhana namun bernilai pahala besar adalah berbagi makanan berbuka puasa kepada sesama.

Ustaz Mahbub Helmani, salah satu pendakwah di Berau, menjelaskan, Ramadan merupakan bulan berbagi, terutama bagi mereka yang memiliki kemampuan lebih.

“Mengacu pada sabda Nabi Muhammad SAW, siapa saja yang memberikan makanan berbuka kepada orang yang berpuasa akan memperoleh pahala yang sama seperti orang yang menjalankan puasa tersebut, tanpa mengurangi pahala penerimanya,” kata Ustaz Mahbub kepada Berauterkini, Rabu (18/2/2026).

Menurutnya, berbagi tidak harus dilakukan dengan jamuan besar.

Memberikan kurma atau makanan sederhana kepada satu atau dua orang pun sudah cukup untuk mendapatkan pahala berlipat.

Ia mengibaratkan pahala tersebut seperti hasil fotokopi yang tetap utuh dan bertambah.

“Misalnya kita memberi makan dua orang yang berpuasa, maka kita mendapatkan pahala puasa dari diri sendiri ditambah pahala dari dua orang tersebut,” tuturnya.

Ia menambahkan, amalan ini menjadi peluang besar untuk menyempurnakan pahala di bulan Ramadan.

Pasalnya, puasa seseorang belum tentu sempurna karena masih ada perbuatan yang dapat mengurangi nilai pahala, seperti berkata kasar atau menggunjing.

Dengan berbagi makanan berbuka, umat Muslim tidak hanya membantu sesama, tetapi juga berkesempatan meraih pahala puasa yang sempurna.

“Amalan sederhana ini dapat menjadi kebiasaan baik selama Ramadan, sehingga keberkahan bulan suci dapat dirasakan,” tutupnya. (*)