BERAU TERKINI – Pemkab Berau akan mengusulkan sejumlah proyek infrastruktur hingga bantuan alat kesehatan di forum Musrenbang Pemprov Kaltim.

Sejumlah usulan pembangunan di Kabupaten Berau masih membutuhkan dukungan Pemprov Kaltim, terutama dalam hal infrastruktur, listrik, hingga sarana kesehatan dan pendidikan.

Keterbatasan anggaran daerah menjadi salah satu alasan utama pemerintah kabupaten mendorong penguatan sinergi lintas kewenangan.

Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbang) Berau, Endah Ernany Triariani mengungkapkan bahwa berbagai usulan program telah diinventarisasi berdasarkan aspirasi masyarakat dan masukan DPRD Berau.

Usulan itu kemudian diverifikasi untuk memastikan kesesuaiannya dengan kewenangan Pemprov Kaltim.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa serta merta menangani seluruh persoalan pembangunan karena sebagian merupakan tanggung jawab provinsi.

Oleh karena itu, pemetaan dilakukan secara cermat agar usulan yang diajukan tepat sasaran.

Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany Triariani.
Kepala Bapelitbang Berau, Endah Ernany Triariani.

“Karena keterbatasan anggaran daerah dan tuntutan efisiensi, kami sangat memerlukan dukungan dari pemerintah provinsi, baik melalui APBD provinsi maupun sumber pendanaan lain yang memungkinkan,” ujarnya pada Berauterkini.co.id

Beberapa usulan yang menjadi prioritas antara lain penanganan lanjutan ruas jalan Sambaliung–Talisayan yang masih membutuhkan perbaikan di sejumlah titik.

Kemudian peningkatan akses listrik bagi kampung-kampung yang belum terjangkau jaringan PLN, serta penyediaan sarana dan prasarana pendidikan.

“Masih ada kebutuhan alat sekolah untuk SMA, sarana penunjang ruang kelas baru, serta fasilitas pendidikan lainnya yang perlu dukungan provinsi,” jelasnya.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan pengamanan aset melalui pembangunan pagar, serta dukungan operasional rumah sakit baru yang membutuhkan tambahan alat kesehatan.

Seluruh usulan tersebut akan dibawa dalam forum Musrenbang tingkat provinsi yang dijadwalkan pada 30 April mendatang juja tidak ada hambatan.

Namaun rangkaiannya pun cukup panjang harus melalui rangkaian pra-Musrenbang sebagai tahap sinkronisasi program.

“Harapannya, usulan dari Berau bisa menjadi prioritas dan mendapatkan dukungan penuh agar pembangunan di daerah dapat berjalan optimal,” tutupnya.(*)