BERAU TERKINI – Perjalanan Berau Marine FC U-17 di putaran nasional Piala Soeratin 2025 harus terhenti di babak 16 besar. 

Bertanding di Stadion Banyuanyar, Surakarta, Kamis (11/9/2025), wakil Kalimantan Timur itu harus mengakui keunggulan DOBERAY Manokwari, Papua, dengan skor 2-5.

Sejak awal laga, Berau Marine FC kesulitan mengimbangi permainan cepat dan powerfull para pemain Papua.

Meski sempat berusaha bangkit, keunggulan fisik lawan membuat tim asal Berau ini gagal mencetak gol tambahan untuk memperkecil ketertinggalan.

Pembina Berau Marine, Hasanul Batubara, mengakui keunggulan lawan. Menurutnya, kekalahan ini menjadi pengalaman berharga sekaligus pelecut semangat untuk tampil lebih baik di edisi berikutnya.

“Kita memang kalah dari sisi speed dan power melawan remaja Papua. Tapi saya bangga dengan semangat anak-anak, mereka sudah berjuang sampai akhir. Insya Allah tahun depan kita coba lagi, targetnya bisa menembus delapan besar, bahkan kalau bisa sampai final,” ujarnya.

Meski tersisih, Berau Marine tak pulang dengan tangan kosong. Pasalnya, sang pelatih, Amir Yusuf Pohan, terpilih untuk ikut pelatihan (coach educator) lisensi D mewakili Kaltim.

“Bonus dari PSSI untuk Pelatih Berau Marine FC U17,” katanya.

Terlepas dari itu, Hasanul menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung perjalanan Berau Marine FC, mulai dari Forum Komunitas Maritim Berau (FKMB), pembina dan penasehat tim.

Dia juga berterima kasih kepada sponsor yang setia mendampingi sejak babak penyisihan tingkat provinsi hingga putaran nasional di Surakarta.

“Tanpa dukungan mereka, perjalanan tim ini tidak akan sejauh ini. Semoga kebersamaan ini terus terjaga untuk membawa nama Berau lebih harum di kancah sepak bola nasional,” jelasnya.

Meski harus pulang lebih cepat, kiprah Berau Marine FC di Piala Soeratin 2025 tetap mendapat apresiasi dari berbagai pihak. 

Keberhasilan menembus putaran nasional menjadi pencapaian penting bagi tim muda asal Bumi Batiwakkal tersebut.

Ke depan, manajemen Berau Marine bertekad memperkuat pembinaan usia dini agar memiliki fondasi pemain yang lebih siap bersaing.

“Dengan program latihan yang terarah serta dukungan penuh dari masyarakat, kami optimistis bisa mengukir prestasi lebih tinggi pada Piala Soeratin tahun mendatang,” pungkasnya. (*)