BERAU TERKINI – Pemprov Kaltim mengalokasikan anggaran Bantuan Keuangan atau Bankeu sebesar Rp 222 miliar untuk Berau.
Pembangunan infrastruktur fisik menjadi perhatian utama Pemprov Kaltim di tahun 2026 ini.
Sejumlah infrastruktur di Kaltim akan dibangun dan diperbaiki di sepanjang tahun 2026.
Salah satu wilayah yang menjadi perhatian Pemprov Kaltim adalah Kabupaten Berau.
Di mana berdasarkan, keputusan Gubernur Kaltim yang ditandatangani Rudy Mas’ud pada (12/12/2025) terlihat besaran alokasi Bankeu Pemprov Kaltim untuk Berau.
Dalam surat keputusan yang diterima Berauterkini.co.id, terlihat Berau akan mendapatkan Rp 222.097.936.000 dari Pemprov Kaltim.
“Alokasi belanja Bantuan Keuangan dimaksud harus diadministrasikan dalam APBD Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2026,” tulis surat tersebut.

Terlihat sejumlah proyek infrastruktur yang telah dialokasikan ke dalam Bankeu Pemprov Kaltim untuk Berau.
Di antaranya, pembangunan jalan menuju Pelabuhan Mantaritip dengan anggaran senilai Rp 21.599.600.000.
“Jalan dimaksud adalah jalan menuju pelabuhan dan kawasan industri di Mantaritip, sekaligus akan memperpendek jarak tempuh menuju kawasan pesisir,” jelas surat tersebut.
Pembangunan jalan lewat alokasi anggaran Bankeu Pemprov Kaltim juga menyasar pembangunan ruas jalan untuk mendukung destinasi wisata di Berau.
Hal itu terlihat dari alokasi pembangunan Jalan Jalur Utara Pulau Maratua.
“Diperlukan pembangunan jalan dalam rangka membuka akses pariwisata di utara Pulau Maratua,” jelasnya.
Selain itu, Pemprov Kaltim juga berencana meningkatkan kualitas jalan di Berau.
Seperti ruas jalan Poros Panaan – Merabu – Merapun di Kecamatan Kelay serta ruas jalan Poros Long Ayan.
Peningkatan kualitas ruas jalan itu diperlukan untuk menghubungkan beberapa kampung yang saat ini masih terhubung dengan akses jalan berupa tanah.
“Kondisi jalan poros kampung masih berupa jalan tanah untuk menghubungkan beberapa kampung,” tulisnya.
Tak hanya pembangunan jalan, Pemprov Kaltim juga berencana membangun infrastruktur lainnya di Berau seperti pembangunan jaringan perpipaan sistem penyediaan air minum atau SPAM.
Yakni jaringan perpipaan SPAM Biatan, jaringan perpipaan SPAM Dumaring hingga pembangunan drainase di ruas Jalan Stasiun – Kampung Baru, Berau.
