BERAU TERKINI – Suasana Kampung Gurimbang akhir pekan kemarin benar-benar berbeda. Ratusan pendayung dari berbagai daerah berlaga dalam balap perahu panjang yang menjadi bagian dari rangkaian Abut Barintak Fest 2025, Sabtu-Minggu (30–31/8/2025).
Gelaran tahun ini terasa lebih meriah dibanding penyelenggaraan sebelumnya. Selain jumlah peserta yang meningkat, dukungan penuh dari masyarakat, pemerintah kampung, hingga perusahaan tambang PT Berau Coal dan mitra kerjanya membuat acara berjalan lancar.
Kepala Kampung Gurimbang, Juliansyah, menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada semua pihak yang telah berpartisipasi. Menurutnya, antusiasme warga Gurimbang maupun masyarakat luar kampung sangat luar biasa.
“Atas nama pemerintah kampung, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak, termasuk PT Berau Coal dan mitra kerjanya yang selalu mendukung kegiatan di kampung kami,” ucapnya.
Sementara itu, Community Relation Superintendent PT Berau Coal, Danar Kahfi, menjelaskan, dukungan perusahaan bukan hanya berupa donasi, melainkan juga kesiapan tim rescue demi memastikan keamanan kegiatan.
“Alhamdulillah, selama dua hari lomba tidak ada insiden. Semua berjalan lancar,” ujarnya.
Menurut Danar, Berau Coal berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan yang melestarikan budaya lokal.
Pihaknya terus berupaya hadir, tidak hanya bersama masyarakat kampung di lingkar tambang, tapi juga berkolaborasi dengan pemerintah dan Dinas Kebudayaan serta Pariwisata.
“Harapannya, Gurimbang dan Berau secara umum bisa terus menjaga keberagaman budaya,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia Abut Barintak Fest 2025, Wagimin, mengungkapkan, balap perahu panjang menjadi salah satu magnet utama festival tahun ini.
“Tercatat ada 22 perahu peserta yang datang dari empat kecamatan, yaitu Tanjung Redeb, Sambaliung, Gunung Tabur, dan Teluk Bayur. Bahkan, ada juga pendayung dari Kalimantan Utara yang ikut meramaikan,” jelasnya.
Hadirnya peserta dari dua provinsi sekaligus menjadi bukti bahwa festival ini semakin dikenal luas dan mampu menghadirkan tontonan menarik bagi masyarakat.
Hingga kini, panitia telah menggelar tujuh rangkaian acara, termasuk lomba perahu panjang. Malam harinya, masyarakat juga dihibur dengan Festival Dangdut Karaoke sebagai agenda kedelapan.
“Seluruh rangkaian Abut Barintak Fest akan berakhir pada 5 September 2025,” katanya.
Wagimin menambahkan, suksesnya festival tidak terlepas dari dukungan masyarakat, pemerintah kampung, serta sekitar 27 perusahaan mitra yang terlibat, baik dari sisi pendanaan, logistik, maupun personel.
Ia juga menyoroti tingginya partisipasi generasi muda, termasuk pelajar SMP, dalam mengikuti lomba perahu panjang.
“Melihat antusiasme yang begitu besar, Presidium Banuwa berencana menggelar kembali event serupa pada Januari 2026. Kami berharap semangat ini terus terjaga, dan acara mendatang bisa lebih meriah lagi,” pungkasnya. (*/Adv)
