BERAU TERKINI – Menjadi pelatih di klub Liga Inggris bukan pekerjaan yang mudah, sedikit hasil buruk maka karier menjadi taruhannya.

Bulan Januari 2026 belum usai, namun sudah ada dua pelatih yang tersingkir di Liga Inggris yakni Enzo Maresca di Chelsea dan Ruben Amorim di Manchester United.

Kini daftar pelatih yang berpeluang dipecat bertambah usai hasil buruk yang dialami oleh Tottenham Hotspur dan Crystal Palace di Liga Inggris.

Performa kedua klub ini masih inkonsisten di Liga Inggris dan menempati papan tengah klasemen Liga Inggris.

Tottenham Hotspur baru saja menelan kekalahan atas tim papan bawah yakni West Ham United. Sementara Crystal Palace takluk dari Sunderland.

Usai laga tersebut, pelatih di masing-masing klub kini terancam akan dipecat.

Laporan dari Inggris menyebutkan, masa depan Thomas Frank di Tottenham Hotspur kini dalam ancaman.

“Dewan Direksi Tottenham Hotspur ingin Thomas Frank bertahan, namun hasil hari Sabtu kemarin membuat posisi Dewan Direksi berubah,” tulis laporan SkySports.

Sementara itu, Thomas Frank menyadari performanya belum cukup untuk meyakinkan para fans dan manajemen klub.

Thomas Frank juga tak mempermasalahkan kerap dijadikan pelampiasan atas performa buruk Tottenham Hotspur di Liga Inggris.

“Saya yang bertanggung jawab di sini, jadi tentu saja saya juga yang disalahkan, itu adalah yang wajar,” ujar Thomas Frank.

“Selama pihak klub mendukung para pemain dan para pemain bekerja keras, saya pastikan kita akan bangkit lagi,” tambahnya.

Pelatih Crystal Palace Oliver Glasner (cpfc.co.uk)
Pelatih Crystal Palace Oliver Glasner (cpfc.co.uk)

Sementara itu, pemilik Crystal Palace dilaporan marah atas pernyataan Oliver Glasner usai kekalahan melawan Sunderland.

Saat itu Oliver Glasner merasa tak lagi mendapat dukungan dari pihak manajemen klub, lantaran sejumlah pemain andalan Crystal Palace dijual di waktu yang tak tepat.

Sebut saja kepergian Marc Guehi dari Crystal Palace ke Manchester City di tengah musim ini.

Oliver Glasner sendiri sudah menyatakan akan berhenti dari posisi pelatih Crystal Palace mulai musim depan nanti.

Namun pernyataannya di media pada Sabtu kemarin berpelung membuat pelatih asal Austria itu lebih cepat pergi dari Crystal Palace.