BERAU TERKINI – Memasuki satu pekan menjelang Hari Raya Idulfitri, aktivitas di berbagai simpul transportasi umum Kabupaten Berau terpantau belum mengalami lonjakan penumpang yang signifikan.
Meskipun moda transportasi, seperti bus Damri dan speedboat, biasanya menjadi pilihan utama warga untuk mudik maupun berlibur, hingga saat ini pergerakan penumpang masih dalam kategori normal.
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Berau, Hendra Syaifuddin, mengonfirmasi, penggunaan speedboat di dermaga penyeberangan cenderung masih biasa saja.
Ia menilai kondisi ini kemungkinan besar disebabkan oleh karakteristik penumpang yang didominasi warga wilayah pesisir, sehingga frekuensi keberangkatan belum menunjukkan kepadatan yang berarti.
“Itu yang kami lihat di lapangan, karena yang berangkat tadi pun sangat terbatas,” ungkap Hendra kepada Berauterkini, Rabu (11/3/2026).

Hendra menjelaskan, pada keberangkatan terakhir sekitar pukul 11.00 WITA kemarin, armada yang digunakan hanya speedboat berkapasitas 15 orang.
Meski arus saat ini terbilang sepi, pihaknya tetap optimistis lonjakan penumpang akan terjadi secara bertahap seiring semakin dekatnya hari lebaran, serta pada puncaknya saat masa libur pascalebaran.
“Termasuk sedikit ini, cuman kan kita tidak tahu nanti. Biasanya namanya lonjakan itu pasti di dekat-dekat Lebaran sama setelah Lebaran, biasanya untuk liburan,” jelasnya.
Sementara itu, kondisi yang sedikit berbeda terlihat pada moda transportasi darat bus Damri.
Dengan kapasitas maksimal sekitar 25 orang, armada bus terpantau terisi hingga 20 orang penumpang.
Angka tersebut dinilai cukup menggembirakan di tengah tren penurunan penggunaan transportasi umum belakangan ini.
“Sekitar 20 orang isinya itu termasuk sudah mulai banyak,” pungkasnya.
Dishub Berau akan terus melakukan pemantauan di lapangan guna memastikan setiap armada yang beroperasi tetap mengutamakan aspek keselamatan, terutama saat arus penumpang mulai merangkak naik dalam beberapa hari ke depan. (*)
