BERAU TERKINI – Pemerintah Kabupaten Berau memberikan jaminan ketenangan bagi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Berdasarkan Laporan Kondisi Ketersediaan dan Harga Bahan Pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) 2026, stok pangan di seluruh Bumi Batiwakkal dipastikan berada dalam kondisi cukup dan aman.
Dalam laporan tersebut, Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, menegaskan, komoditas utama seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam, hingga daging sapi dan ayam telah tersedia di pasar untuk memenuhi lonjakan permintaan.
Meski demikian, ia mengakui adanya penyesuaian harga pada beberapa barang pokok seiring dengan tingginya antusiasme belanja masyarakat.

“Stok pangan kita untuk menyambut Idulfitri secara umum sangat aman. Memang ada kenaikan harga pada beras, telur, daging sapi, dan cabai, namun skalanya masih relatif terkendali dan belum memicu lonjakan inflasi yang mengkhawatirkan,” ujar Rakhmadi.
Kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh ketergantungan pasokan dari luar daerah serta tingginya biaya distribusi menuju Berau.
Pemkab Berau pun telah menyiapkan langkah strategis, mulai dari pemantauan rutin di pasar tradisional hingga koordinasi intensif bersama Satgas Pangan, Bulog, dan para distributor besar.
“Kami sudah menjadwalkan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah sebanyak delapan kali di berbagai titik strategis. Ini adalah upaya nyata kami untuk menjaga daya beli masyarakat agar tetap stabil,” jelasnya.
Selain pasar murah, pemerintah juga memperkuat intervensi melalui operasi pasar LPG 3 kg sebanyak 1.000 tabung serta penyaluran bantuan pangan kepada 12.212 kepala keluarga.
Namun, Rakhmadi menekankan, peran masyarakat juga sangat krusial dalam menjaga stabilitas stok di lapangan.
“Kami mengimbau warga untuk menerapkan pola belanja yang bijak. Gunakan gerakan ‘Stop Boros Pangan’ dan hindari aksi borong atau panic buying agar pasokan di tingkat pengecer tetap merata dan terjaga bagi semua orang,” tambahnya.
Rakhmadi berkomitmen, pengawasan harga akan tetap menjadi prioritas utama hingga hari kemenangan tiba.
Langkah-langkah stabilisasi akan terus diperketat agar seluruh kebutuhan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat Berau dari berbagai lapisan.
“Komitmen kami adalah memastikan ketersediaan pangan tidak hanya ada secara fisik, tapi juga harganya tetap terjangkau hingga Lebaran nanti,” pungkas Rakhmadi. (*)

