BERAU TERKINI – Dalam upaya mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Berau berkolaborasi dengan BAZNAS Kalimantan Timur menghadirkan sejumlah program pemberdayaan berbasis zakat.

Melalui program Berau Makmur dan Berau Peduli, BAZNAS meluncurkan motor gerobak untuk UMKM serta Pembangunan Rumah Layak Huni BAZNAS (RLHB) bagi masyarakat kurang mampu.

Realisasi program tersebut ditandai dengan kegiatan penyerahan 18 unit motor gerobak UMKM dan penyerahan simbolis tiga unit Rumah Layak Huni di Kantor BAZNAS Berau pada 23 Desember 2025.

Dalam pelaksanaannya, PT Berau Coal turut dilibatkan sebagai mitra strategis.

Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas jangkauan manfaat, baik bagi pelaku usaha mikro maupun keluarga yang membutuhkan hunian layak.

Kepala BAZNAS Berau, Busransyah, menjelaskan, program Rumah Layak Huni telah menjangkau tiga kecamatan, yakni Gunung Tabur, Teluk Bayur, dan Sambaliung, dengan total 30 mustahik sebagai penerima manfaat.

“Insya Allah semuanya sudah clear, meskipun kami akan kembali melakukan peninjauan lapangan untuk memastikan rumah tersebut benar-benar ditempati dan dimanfaatkan dengan baik,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi dukungan PT Berau Coal yang konsisten setiap tahun menyalurkan sebagian dana Corporate Social Responsibility (CSR) melalui BAZNAS.

Dukungan PT Berau Coal terhadap program rumah layak huni ini menunjukkan komitmen yang sangat baik dalam membantu masyarakat. 

“Alhamdulillah, konsistensi tersebut sangat membantu keberlanjutan program-program BAZNAS,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih, menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan PT Berau Coal dalam upaya pengentasan kemiskinan.

Untuk keluarga penerima Rumah Layak Huni, dia berharap rumah tersebut memberikan manfaat jangka panjang dan menghadirkan kenyamanan hidup.

“Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah yang didukung BAZNAS melalui kerja sama yang sangat baik,” ujar Sri Juniarsih.

Sri Juniarsih juga mengungkapkan, berdasarkan data Dinas Sosial, terdapat sekitar 5.000 kepala keluarga yang tergolong miskin di Bumi Batiwakkal.

Pemerintah daerah juga terus berupaya memberikan perhatian melalui berbagai program bantuan, mulai dari bantuan usaha, rumah layak huni, hingga sembako gratis dan sembako murah.

“Saya juga mengucapkan terima kasih kepada PT Berau Coal yang telah konsisten bersama kami dalam program-program pengentasan kemiskinan yang menjadi kewajiban CSR-nya,” tambahnya.

Ia berharap seluruh program yang dijalankan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membawa keberkahan bagi para mustahik.

Salah satu penerima manfaat program Rumah Layak Huni, Junaidi, warga Jalan Cut Nyak Dien, Kecamatan Teluk Bayur, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. 

Ia pun menceritakan kondisi rumah sebelumnya yang rusak parah akibat banjir.

“Alhamdulillah, sekarang kami bisa hidup lebih layak dan bahagia bersama anak istri. Rumah saya sebelumnya rusak karena banjir, lantai dan gelagarnya patah semua,” tuturnya.

Dengan adanya bantuan Rumah Layak Huni, Junaidi merasa kehidupannya kini lebih aman dan nyaman, terutama saat cuaca buruk disertai curah hujan tinggi.

“Sekarang rumah kami aman dari banjir dan kondisinya jauh lebih bagus. Harapan saya semoga bantuan seperti ini bisa dirasakan juga oleh warga lain yang rumahnya belum layak huni,” ungkapnya.

Melalui kolaborasi lintas sektor ini, BAZNAS, PT Berau Coal, dan Pemkab Berau terus berkomitmen menghadirkan program-program berkelanjutan yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. (*/Adv)