NEW YORK, AS – Gelandang PSG Fabian Ruiz bertekad kalahkan rekor Gonzalo Garcia sebagai pencetak gol terbanyak di Piala Dunia Antarklub.
PSG berhasil mengalahkan Real Madrid dengan skor 4-0 di babak semifinal. Dua dari empat gol PSG dicetak oleh Fabian Ruiz.
Berkat dua gol ini, Fabian Ruiz kini mencetak 3 gol dan 1 assist di turnamen Piala Dunia Antarklub. Dia bertekad menjadi top skor dan mengalahkan rekor pemain Real Madrid Gonzalo Garcia.
Diketahui top skor masih dipegang oleh Gonzalo Garcia yang berhasil membukukan 4 gol dan 1 assist di Piala Dunia Antarklub.
Fabian Ruiz mengaku tak pernah terpikir bisa cetak 3 gol dan berpeluang menjadi top skor di Piala Dunia Antarklub. Dia mengatakan akan melakukan yang terbaik agar bisa menjadi top skor.
“Sebenarnya saya tidak memikirkan hal itu, tapi jika di final nanti kita bisa menang dan saya menjadi top skor maka itu akan luar biasa,” kata Fabian Ruiz dikutip dari laman resmi FIFA.
“Saya akan berjuang untuk itu,” ucapnya.
Performa apik Fabian Ruiz di Piala Dunia Antarklub, berdampak baik dengan masa depannya di PSG. Manajemen PSG dikabarkan akan memperpanjang kontrak pemain Spanyol itu hingga 2029. Adapun Fabian Ruiz masih terikat kontrak dengan PSG hingga 2027 mendatang.
“PSG berencana memperpanjang kontrak Fabian Ruiz hingga 2029,” tulis laporan jurnalis Nicolo Schira lewat akun X @NicoSchira.

Luis Enrique Tak Ingin Disamakan
Sebelumnya diberitakan, Pelatih PSG, Luis Enrique meminta dirinya tidak disamakan dengan pelatih Real Madrid, Xabi Alonso.
Menurut Luis Enrique, PSG adalah tim yang paling sedikit kebobolan dan paling banyak cetak gol di turnamen Piala Dunia Antarklub. Dia mengatakan hal itu sebagai suatu hal yang luar biasa.
“Kami adalah tim yang paling banyak cetak gol, dan juga paling sedikit kebobolan, itu luar biasa,” ujar Luis Enrique dikutip dari laman resmi PSG.
Luis Enrique mengatakan, Xabi Alonsi tidak perlu untuk membuktikan sesuatu di turnamen Piala Dunia Antarklub, sebab Xabi Alonso baru saja bergabung dengan Real Madrid. Sedangkan dirinya sudah mengani tim PSG dua tahun lamanya.
“Xabi Alonso tidak perlu membuktikan dirinya, dia hanya perlu pramusim, dia juga baru mulai, saya sudah dua tahun di sini jadi tidak bisa dibandingkan,” ucapnya.
Sementara itu, pemain PSG Achraf Hakimi menyanjung kehebatan Luis Enrique. Dia mengatakan perbedaan antara PSG dan Real Madrid terletak pada kemampuan mengelola tim.
“Kamu bisa memenangkan pertandingan dengan pemain bagus, tapi kamu butuh tim yang bagus untuk memenangkan gelar, dan itu yang dilakukan oleh Luis Enrique di tim kami,” ujar Achraf Hakimi.
