BERAU TERKINI – Pengumpulan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) selama bulan Ramadhan 1447 Hijriah oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Berau menunjukkan capaian signifikan.
Hingga pertengahan Ramadhan tahun ini, dana yang berhasil dihimpun telah mencapai sekitar Rp2,2 miliar.
Ketua Baznas Berau, Muhammad Gazali, mengatakan, dana tersebut akan difokuskan untuk berbagai program pemberdayaan masyarakat, terutama dalam upaya mengentaskan kaum dhuafa.
Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah Zakat Community Development (ZCD) yang diarahkan untuk mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih produktif.
“Ada beragam program pengentasan dhuafa, salah satunya ZCD yang kami arahkan untuk membuka atau mengembangkan UMKM agar masyarakat bisa lebih mandiri secara ekonomi,” ujarnya.
Selain itu, Baznas juga menyalurkan bantuan motor gerobak bagi pelaku usaha kecil.
Bantuan tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan usaha para penerima, sehingga dapat meningkatkan pendapatan mereka.
Program lain yang juga menjadi perhatian adalah Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu.
Melalui program ini, rumah warga yang tidak layak akan direnovasi atau dibangun kembali agar memenuhi standar hunian yang layak.
“RLHB menjadi salah satu program unggulan kami, karena kondisi rumah juga menjadi indikator kemiskinan. Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat memiliki tempat tinggal yang layak,” jelasnya.
Baznas Berau pun menegaskan komitmennya untuk menyalurkan seluruh dana ZIS secara tepat sasaran agar benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Ini adalah amanah dari masyarakat. Karena itu kami pastikan penyalurannya tepat sasaran dan memberi manfaat nyata bagi penerima,” pungkasnya. (*)
