BERAU TERKINI – Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantoso, masih akan mengkaji kebutuhan serius untuk pengembangan kawasan wisata di Berau pasca dilantik pekan lalu.

Saat ini, dia belum dapat menakar kebutuhan prioritas yang dapat menerjemahkan arah pembangunan pariwisata di Berau.

Sehingga dia memerlukan waktu untuk mengetahui informasi detil terkati potensi dan masalah yang ditemui di sektor pariwisata di Berau.

Diketahui, Yudha Budhisantoso baru dimutasi menjadi Kepala Disbudpar Berau dari jabatan sebelumnya sebagai kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) oleh Bupati Berau Sri Juniarsih.

“Termasuk informasi-informasi dari media selama ini cukup banyak seperti kemarin pada saat lebaran bagaimana situasi dan kondisinya,” ungkap Yudha-sapaan dia, Sabtu (11/4/2026).

Bupati Sri Juniarsih dan Wabup Gamalis saat berada di Pulau Kakaban. (Sulaiman/BT)
Bupati Sri Juniarsih dan Wabup Gamalis saat berada di Pulau Kakaban. (Sulaiman/BT)

Kajian itu akan mengarahkan langkah kerja Disbudpar Berau untuk menentukan skala prioritas yang mesti dilakukan ke depan.

Termasuk ihwal peluang anggaran yang dapat digelontorkan untuk mengakselerasi program kerja pemerintah di bidang wisata.

Selain melakukan pemetaan masalah secara internal, pihaknya menyatakan penting untuk bertemu dengan para tokoh pariwisata di Berau.

Pertemuan nantinya yang diharapkan dapat membuka titik terang kebutuhan pengembangan pariwisata di Berau.

“Jadi saya akan mengoptimalkan kolaborasi dengan seluruh sektor yang terkait, termasuk PHRI, termasuk yang angkutan ASITA transport itu,” ujarnya.

Ia juga akan menghubungi pengusaha-pengusaha yang ada di Berau, dengan meminta ketegasan soal kontribusi dalam mengembangkan pariwisata.

Banyak pihak yang terlibat dalam hal ini dengan tujuan mencari pendapat, saran dan pertimbangan untuk bagaimana menangani pariwisata di Kabupaten Berau.

“Itu mungkin secara umum dulu seperti itu yang akan saya buat,” tutupnya.