BERAU TERKINI – Bapenda Berau optimis target pendapatan asli daerah dari jenis pajak barang dan jasa tertentu bisa mencapai target.
Pendapatan daerah dari sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Kabupaten Berau menunjukkan capaian positif.
Hingga November 2025, realisasi PBJT telah mencapai Rp63.798.632.460, atau mendekati target tahun ini sebesar Rp75.401.139.000. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Berau, Djupiansyah Ganie.
Djupiansyah Ganie menjelaskan bahwa PBJT Berau tahun 2025 dari lima jenis pajak, yakni pajak makan minum, pajak tenaga listrik, pajak hotel, pajak parkir, dan pajak hiburan.
Dia mengatakan, capaian hingga November dinilai cukup menggembirakan, meski masih membutuhkan dorongan di sisa waktu akhir tahun.
“Realisasi PBJT kita per November sudah menyentuh angka Rp63,7 miliar. Ini menunjukkan tren positif, dan kami optimistis target tahun 2025 sebesar Rp75,4 miliar dapat dikejar,” ujarnya pada Berauterkini.co.id
Dari rincian kontribusi per sektor, pajak makan minum masih menjadi penyumbang terbesar dengan realisasi Rp24.500.884.736.
Sektor ini terus menunjukkan pertumbuhan seiring meningkatnya aktivitas kuliner dan usaha makanan di wilayah perkotaan maupun kecamatan.
“Pajak makan minum selalu menjadi motor utama PBJT. Kontribusinya stabil dan cenderung meningkat,” kata Djupiansyah.
Sementara itu, pajak hotel mencatat realisasi Rp8.407.099.201 hingga November. Djupiansyah menyebutkan bahwa angka ini dipengaruhi tingkat hunian hotel yang fluktuatif, namun masih berada dalam tren yang positif.
Adapun pajak hiburan telah mengumpulkan Rp1.257.485.240. Meski kontribusinya tidak sebesar sektor lain, Bapenda tetap memaksimalkan pengawasan dan memastikan pelaku usaha hiburan mematuhi aturan pajak.
Djupiansyah memastikan, pihaknya terus memperkuat sistem pemantauan transaksi melalui perangkat digital dan intensifikasi pajak untuk mendorong kepatuhan wajib pajak.
“Kami melakukan monitoring, pembinaan, dan memastikan semua wajib pajak yang masuk kategori PBJT berkontribusi sesuai ketentuan. Upaya intensifikasi ini menjadi kunci dalam mengejar target akhir tahun,” tegasnya. (*/Adv)
